SkorBola.web.id - Panama menghadapi tantangan berat saat bertemu Inggris di laga terakhir Grup L Piala Dunia 2026, Sabtu malam. Skuad La Marea Roja sudah tereliminasi dan hanya bermain demi kehormatan, namun mereka memiliki lima pemain kunci yang bisa memberikan kejutan.
Kekalahan keenam beruntun di Piala Dunia akan menyamai rekor kekalahan terpanjang tanpa kemenangan dalam sejarah turnamen. Namun, setidaknya ada beberapa nama yang layak mendapat perhatian para penonton dan pelatih Inggris Thomas Tuchel.
Adalberto ‘Coco’ Carrasquilla
Pemain yang paling berpengaruh bagi Panama ini belum bermain satu menit pun di Piala Dunia akibat cedera otot paha yang dialami saat final liga Meksiko pada 24 Mei. Gelandang 27 tahun yang bermain untuk UNAM ini merupakan pemenang Golden Ball Piala Emas 2023 dan pemain pertama Panama yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pria Concacaf pada 2024.
Carrasquilla adalah jantung permainan Panama. Kemampuannya mengatur tempo dan kreativitasnya dalam membongkar pertahanan lawan menjadikannya pemain yang paling ditakuti dari kubu La Marea Roja. Pemain yang ternyata pernah bekerja sebagai tukang cukur rambut di masa muda ini kini berharap bisa tampil setidaknya sebagian melawan Inggris.
Jose Cordoba
Bek tengah berusia 25 tahun ini mengalami peningkatan performa yang signifikan sejak Philippe Clement ditunjuk sebagai pelatih Norwich City pada November. Cordoba mencatatkan rata-rata perebutan bola terbanyak per 90 menit (6,2) di antara bek tengah di Championship musim 2025-26.
Dikenal sebagai “Pangeran Panama” di Carrow Road, Cordoba merupakan bek yang kuat dengan kecepatan recovery yang luar biasa. Ia mencatatkan gol pertama untuk Panama dalam kemenangan atas Afrika Selatan di Cape Town.
Cristian Martinez
Gelandang 29 tahun yang dijuluki “El Fulo” (Si Pirang) ini menjadi bintang Panama di turnamen ini. Martinez menjadi pemain Panama pertama yang meraih penghargaan Man of the Match FIFA dalam laga Piala Dunia, saat Panama menghadapi Kroasia.
“Cristian sangat luar biasa. Dia mencatatkan angka yang belum pernah kita lihat dalam enam tahun terakhir,” ujar pelatih Thomas Christiansen memuji pemain yang bermain untuk Kiryat Shmona di Israel ini.
Michael Amir Murillo
Bek sayap serang yang bermain untuk Besiktas ini merupakan satu-satunya pemain Panama yang bermain di lima liga top Eropa pada musim 2025-26, sampai kepergiannya yang mendadak dari Marseille pada Februari lalu. Murillo bermain melawan Inggris di Piala Dunia 2018 dan memiliki pengalaman internasional yang matang.
“Kekuatan utama saya adalah mentalitas saya,” ujar pemain berusia 30 tahun yang dibesarkan di lingkungan keras Colon itu, tempat ia bekerja serabutan untuk membantu ibu dan lima saudaranya.
Cecilio Waterman
Penyerang veteran berusia 35 tahun ini menjadi terkenal setelah merayakan gol kemenangan gilang-gemilang melawan AS di Concacaf Nations League dengan memanjat platform TV studio dan memeluk idolanya, Thierry Henry.
“Saya melihat dia di sana, dan dari hati saya ingin memeluk dan merayakannya bersama dia,” ujar Waterman yang bermain untuk Universidad de Concepcion di Chile. Meski sempat absen selama enam tahun dari tim nasional sejak 2013, Waterman kini menjadi bagian penting dari skuad Panama.
Meski Panama sudah dipastikan tereliminasi, pertandingan melawan Inggris di laga terakhir Grup L menjadi kesempatan bagi para pemain ini untuk menunjukkan kualitas mereka di panggung dunia. Bisa jadi ini menjadi kesempatan terakhir mereka bermain di Piala Dunia.