SkorBola.web.id - Alexia Putellas, pemenang Ballon d’Or dua kali dan salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola wanita, resmi memutuskan untuk bergabung dengan London City Lionesses. Transfer ini terjadi setelah Putellas meninggalkan FC Barcelona pada Mei 2026 setelah menghabiskan 14 tahun karirnya di klub Catalan tersebut.
Putellas, yang juga pernah meraih empat gelar Liga Champions Wanita dan 10 kali juara Liga Spanyol bersama Barcelona, memilih WSL (Women’s Super League) di Inggris daripada tawaran dari klub NWSL Amerika Serikat, Boston Legacy.
Rekor Gemilang di Barcelona
Kepergian Putellas dari Barcelona menandai akhir dari era luar biasa. Sebagai kapten tim, ia memimpin Barcelona meraih gelar Liga Champions 2026 dengan mengalahkan Lyon di final. Penampilan tersebut mengantarnya meraih gelar Pemain Terbaik Liga Champions musim 2025/2026.
Putellas juga merupakan bagian dari timnas Spanyol yang menjuarai Piala Dunia Wanita 2023 dan menjadi runner-up Euro 2025. Dengan pengalaman dan kualitasnya, kehadirannya di London City Lionesses disebut-sebut sebagai langkah besar bagi perkembangan liga wanita Inggris.
Proyek Galacticos di Bromley
Kepindahan Putellas ke London City Lionesses menjadi bagian dari proyek ambisius yang digagas pemilik klub, Michelle Kang. Klub asal Bromley ini sebelumnya sudah merekrut Mary Earps, kiper timnas Inggris, di awal musim panas.
Sky Sports News menyebut proyek ini sebagai “proyek Galacticos yang berbasis di Bromley.” Pelatih kepala Eder Maestre menyatakan bahwa klubnya bermimpi untuk bermain di Liga Champions musim depan.
London City Lionesses bahkan dilaporkan sedang mendekati Mapi Leon dari Barcelona dan sebelumnya pernah mengejar Khadija “Bunny” Shaw. Tanda-tanda ambisi klub ini semakin jelas ketika Freya Godfrey memperpanjang kontrak selama tiga tahun pada hari yang sama dengan pengumuman transfer Putellas.
Detail Transfer
Putellas memilih London City Lionesses meski Barcelona juga menawarkan perpanjangan kontrak. Laporan menyebutkan bahwa tawaran finansial dari klub Inggris tersebut melampaui apa yang bisa disediakan Barcelona.
Pemenang Ballon d’Or 2021 dan 2022 ini diperkirakan akan kembali meraih penghargaan serupa pada 2026, yang akan menjadi gelar pertamanya sejak mengalami cedera ACL pada 2022. Nike juga menjadikannya wajah kampanye “La Reina” mereka, menegaskan statusnya sebagai salah satu atlet paling berpengaruh di dunia.
Kedatangan Putellas ke WSL menambah deretan nama besar yang memilih bermain di Inggris, memperkuat posisi liga ini sebagai destinasi utama sepak bola wanita dunia.
Dampak bagi Sepak Bola Wanita
Transfer Putellas ke London City Lionesses tidak hanya menjadi berita bagi klub, tetapi juga bagi perkembangan sepak bola wanita secara global. Kehadiran pemain sekaliber Putellas di WSL diprediksi akan menarik lebih banyak penonton, sponsor, dan investasi ke liga wanita Inggris.
WSL sendiri telah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir, dengan klub-klub seperti Chelsea Women, Arsenal Women, dan Manchester City Women terus berinvestasi besar-besaran. Langkah London City Lionesses ini menunjukkan bahwa ambisi di liga ini tidak terbatas pada klub-klub raksasa yang sudah mapan.