SkorBola.web.id - Jude Bellingham sekali lagi menjadi penyelamat Inggris saat Three Lions mengalahkan Panama 2-0 dalam laga terakhir Grup L Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium. Kemenangan ini memastikan Inggris lolos sebagai juara grup dan akan menghadapi DR Congo di babak 32 besar.
Babak Pertama yang Membosankan
Pertandingan berlangsung frustrasi di babak pertama. Panama tampil dengan pertahanan rapat yang membuat Inggris kesulitan menciptakan peluang berarti. Harry Kane dkk tampak kaku dan kehilangan kreativitas, dengan pola serangan yang mudah dibaca lawan.
Hingga turun minum, skor tetap 0-0. Suasana di stadion yang diselimuti kabut hujan terasa lesu, bahkan seorang saksofonis yang memainkan nada jazz di lorong stadion seolah menjadi komentar sinis terhadap performa Inggris.
Keajaiban Bellingham
Segalanya berubah di babak kedua berkat kecemerlangan Jude Bellingham. Dalam rentang lima menit, pemain berusia 22 tahun itu melakukan dua aksi menentukan yang mengubah jalannya pertandingan.
Bellingham membuka kebuntuan dengan gol indah, sebelum kemudian berperan penting dalam gol kedua yang dicetak Harry Kane. Penampilan Bellingham menunjukkan mengapa ia dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini.
Kane Pecahkan Rekor
Gol Harry Kane ke gawang Panama merupakan gol Piala Dunia ke-11 dalam kariernya, melewati rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia. Pencapaian ini semakin memperkokoh status Kane sebagai salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Inggris.
Evaluasi Thomas Tuchel
Meski menang 2-0 dan memuncaki grup, performa Inggris masih menyisakan tanda tanya. Thomas Tuchel sebelumnya ingin memulihkan momentum setelah hasil imbang tanpa gol melawan Ghana di laga kedua. Kemenangan 4-2 atas Kroasia di laga pembuka sempat membangkitkan harapan, tetapi konsistensi masih menjadi masalah.
Inggris belum kebobolan dalam lima babak terakhir, namun gaya permainan yang kurang menghibur menjadi kekhawatiran menjelang fase gugur. Pertahanan Inggris yang rapuh berpotensi menjadi masalah serius di babak sistem gugur.
Lawan Berikutnya: DR Congo
Di babak 32 besar, Inggris akan menghadapi DR Congo yang tampil mengejutkan. Tim asal Afrika tersebut lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah setelah bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan Uzbekistan. Pertandingan akan digelar di Atlanta.
DR Congo bukan lawan yang bisa diremehkan. Determinasi dan semangat juang yang mereka tunjukkan di fase grup menjadikan laga ini potensi kejutan besar di Piala Dunia 2026.
Tuchel perlu segera menemukan formula yang tepat untuk mengeluarkan potensi terbaik skuadnya jika ingin melangkah jauh di turnamen ini. Bakat individu seperti Bellingham mungkin cukup untuk melewati Panama, tetapi di babak gugur yang lebih ketat, Inggris membutuhkan performa tim yang lebih solid.