SkorBola.web.id - Brasil menghancurkan mimpi Skotlandia di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan yang meyakinkan, namun kisah sebenarnya bukan hanya soal skor. Di balik kekalahan itu, Tartan Army menunjukkan bahwa sepakbola tentang lebih dari sekadar menang atau kalah.
Dua gol Vinicius Junior, masing-masing menit ketiga dan menjelang turun minum, mengubur harapan Skotlandia untuk melaju ke babak gugur. Kekalahan ini menyusul kekalahan 1-0 dari Maroko dan hanya satu kemenangan tipis 1-0 atas Haiti sepanjang turnamen.
Manajer Steve Clarke, yang tampak pasrah setelah pertandingan, berkata dengan jujur: “Saya rasa kami akan pulang.” Gelandang John McGinn menambahkan: “Para pemain hancur, kami kurang kualitas tapi kami memberikan segalanya… Ini tidak mungkin (kami lolos), tapi kami akan menunggu dan lihat.”
Tartan Army: Antara Air Mata dan Tawa
Meskipun hasil di lapangan penuh kekecewaan, kisah Skotlandia di Piala Dunia 2026 lebih dari sekadar angka. Puluhan ribu suporter yang menempuh perjalanan dari Boston ke Miami telah menciptakan atmosfer yang meramaikan turnamen ini.
Mereka membawa bagpipes, maskot bebek, dan memperkenalkan Irn-Bru kepada orang-orang Amerika. Mereka “menghabiskan kota-kota hingga kering,” termasuk terkenal meminum bir Samuel Adams sampai habis di sebuah pabrik. Mereka menjadi “antidot segar” terhadap kontroversi geopolitik yang mengelilingi turnamen ini.
Para pengamat menyebut kehadiran Skotlandia sebagai “liburan seumur hidup” di mana pengalaman menjadi suporter justru dirayakan meski tim gagal melaju. Itu adalah pengingat bahwa sepakbola, pada intinya, adalah tentang kebersamaan dan kegembiraan.
Gol Kontroversial dan Reaksi
Pertandingan ini juga diwarnai keputusan VAR yang kontroversial. Gol kedua Brasil sempat ditinjau ulang karena insiden sebelumnya, namun pada akhirnya gol tetap disahkan dengan skor 2-0. Keputusan ini menambah frustrasi Skotlandia yang sudah tertinggal.
Kekalahan ini memperpanjang catatan sulit Skotlandia di turnamen besar. Namun semangat yang ditunjukkan suporter mereka menjadi inspirasi tersendiri bagi negara-negara kecil yang bermimpi besar di panggung dunia.
Berita Lain: Ronaldinho di Ravenna
Dalam berita terkait Piala Dunia yang menghangatkan hati, legenda Brasil Ronaldinho mengumumkan bahwa ia akan bermain untuk klub Serie C Italia, Ravenna. Di usia 46 tahun, pemenang Ballon d’Or itu berkata: “Saya tidak sabar untuk menari dengan bola. Sepakbola selalu menjadi kegembiraan bagi saya, dan saya bersemangat untuk membawa semangat itu ke Ravenna.”
Ronaldinho menyaksikan kemenangan Brasil atas Skotlandia dari tribun, menambah warna dan romantisme pada hari yang campur aduk bagi dunia sepakbola.
Jadwal Hari Ini
Piala Dunia 2026 berlanjut dengan pertandingan seru. Grup C menghadirkan Ekuador melawan Jerman dan Curacao versus Pantai Gading. Grup F mempertemukan Jepang melawan Swedia dan Tunisia kontra Belanda. Sementara itu, Grup D akan menampilkan Turki melawan AS dan Paraguay menghadapi Australia.
Pertandingan-pertandingan ini akan menentukan nasib banyak tim yang masih berjuang untuk lolos ke babak 32 besar.