SkorBola.web.id - Bukayo Saka diperkirakan akan tampil sebagai starter saat Inggris menghadapi Panama di laga pamungkas Grup L Piala Dunia 2026, Sabtu (28/6) mendatang. Namun pelatih Thomas Tuchel menegaskan tidak ingin memberikan tekanan berlebih kepada winger andalan Arsenal tersebut.
Saka yang baru pulih dari cedera achilles memang sudah dimainkan sebagai pemain pengganti dalam dua pertandingan terakhir Inggris, termasuk saat imbang 0-0 melawan Ghana di Boston Stadium. Meski mampu memberikan dorongan energi di penghujung laga, Saka gagal membawa Inggris menembus pertahanan ketat Ghana.
“Saya rasa dia semakin siap, dan semoga bisa terus mendorong dirinya. Kemudian kita lihat apa yang terjadi,” ujar Tuchel dalam konferensi pers menjelang laga Panama. “Dia sudah semakin mendapatkan lebih banyak sesi latihan, jadi dia butuh lebih banyak lagi sekarang. Dua sesi latihan untuk bersiap menghadapi Panama.”
Tuchel menegaskan bahwa Inggris tidak bisa hanya mengandalkan satu pemain untuk menyelesaikan masalah lini depan yang masih menjadi pekerjaan rumah besar. “Kami butuh semuanya, bukan hanya Bukayo. Dia pemain top, itu sebabnya dia bersama kami. Kami sangat membutuhkan dia, seperti setiap pemain lainnya, dalam kondisi terbaik dan terus mendorong.”
“Semua orang sedang berusaha yang terbaik, dan ini bukan saatnya menyoroti nama-nama individu untuk membantu kami. Kami berada di tempat yang baik, masih,” tambah pelatih asal Jerman itu.
Pandangan Saka terhadap kondisi kebugarannya memang cukup menarik. Pekan lalu pemain berusia 24 tahun itu mengakui bahwa ia sedang berjudi dengan kondisi fisiknya untuk bisa tampil di turnamen bergengsi ini. Pulihnya Saka menjadi berita positif bagi skuad Tuchel yang tengah berjuang mengatasi keterbatasan di lini serang.
Selain Saka, Inggris juga tengah memantau kondisi fisik Declan Rice dan Reece James. Rice tampak menggunakan plester tebal di betis kiri saat meninggalkan stadion usai pertandingan melawan Ghana. Gelandang Arsenal itu sebelumnya juga sempat diturunkan melawan Kroasia akibat nyeri saraf di hamstring yang ia kendalikan sejak Desember lalu.
Sementara itu, Reece James yang sudah tampil penuh dalam laga melawan Ghana tetap harus menjalani pemeriksaan medis mengingat riwayat cedera panjang yang pernah dialaminya. Beban kerja bek Chelsea itu akan terus dipantau oleh tim medis Inggris.
Tuchel mengindikasikan tidak akan melakukan rotasi besar-besaran untuk laga kontra Panama. Pelatih 52 tahun itu tetap menekankan pentingnya kontinuitas. “Saya tidak ragu untuk melakukan sedikit rotasi sekarang. Beberapa pemain seharusnya bermain di lapangan, tapi mungkin akan lebih moderat,” katanya.
Inggris saat ini memuncaki Grup L dengan empat poin dari dua pertandingan, unggul selisih gol dari Ghana yang juga mengoleksi poin sama. Kemenangan atas Panama akan memastikan langkah Inggris ke babak 32 besar. Inggris sebelumnya pernah membantai Panama 6-1 di Piala Dunia 2018 Rusia, namun tim Amerika Tengah itu sudah dua kali menelan kekalahan tipis 0-1 di edisi 2026 ini.
Tuchel tetap optimistis meski menyadari Inggris masih harus banyak perbaikan. “Masih ada jalan panjang dan tidak ada yang pernah menjuarai Piala Dunia dengan mencetak empat gol per pertandingan. Kami selalu ingin menyerang dan tanggung jawab kami adalah membawa segalanya ke meja permainan.”