SkorBola.web.id - Tanah Tak Bernama (Cape Verde) mencatatkan sejarah manis di Piala Dunia 2026. Negara kecil dari Afrika Barat tersebut resmi melaju ke babak 32 besar setelah bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi, hasil yang sekaligus menyingkirkan Arab Saudi dari turnamen dunia.
Hasil imbang ketiga di fase grup ini menjadi bukti kegigihan Cape Verde yang tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia. Dengan koleksi tiga hasil imbang dari tiga pertandingan, Cape Verde mengumpulkan cukup poin untuk menjadi salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik yang lolos ke babak gugur. Tiga poin dari tiga seri mengukuhkan status debutan yang layak diperhitungkan.
“Ini luar biasa. Kami datang ke sini tanpa harapan besar, tapi kami membuktikan bahwa kami bisa bersaing dengan negara-negara besar di panggung tertinggi sepak bola dunia,” ujar salah satu pemain Cape Verde seusai pertandingan di Seattle.
Pertandingan melawan Arab Saudi berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim saling bertukar serangan, namun pertahanan solid Cape Verde mampu menggagalkan berbagai peluang emas Arab Saudi. Cape Verde sendiri juga menciptakan beberapa peluang berbahaya, namun ketajaman penyelesaian akhir masih menjadi masalah bagi debutan Piala Dunia ini. Kiper Cape Verde tampil cemerlang dengan melakukan beberapa penyelamatan penting di menit-menit akhir pertandingan.
Cape Verde juga memiliki beberapa momen dramatis selama fase grup. Dalam pertandingan melawan Iran, mereka nyaris kalah namun mampu menyamakan kedudukan di akhir pertandingan. Iran sendiri kecewa karena gol mereka dianulir karena offside dan mengenai tiang gawang di saat-saat terakhir laga, yang membuat mereka harus puas dengan hasil imbang.
Hasil ini sekaligus menjadi akhir perjalanan Arab Saudi di turnamen. Tim asal Asia Barat tersebut gagal meraih satu pun kemenangan dan harus pulang lebih awal dari Piala Dunia 2026. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Arab Saudi untuk tampil lebih baik dari turnamen sebelumnya.
Perjalanan Cape Verde di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu cerita paling menginspirasi di turnamen ini. Sebagai negara dengan populasi kurang dari 600 ribu jiwa, mereka mampu bersaing dengan negara-negara yang memiliki tradisi sepak bola jauh lebih kuat. Tiga hasil imbang menunjukkan bahwa Cape Verde bukan sekadar peserta, melainkan lawan yang harus diperhitungkan oleh siapapun yang akan menjadi lawannya.
Keberhasilan Cape Verde juga menjadi inspirasi bagi negara-negara kecil lainnya di dunia sepak bola. Turnamen ini membuktikan bahwa dengan semangat juang tinggi dan kekompakan tim, batasan ukuran populasi dan sumber daya tidak menjadi penghalang untuk bersaing di panggung tertinggi sepak bola global.
Cape Verde akan menantang juara Grup L yang kemungkinan besar adalah Inggris di babak 32 besar. Meskipun diunggulkan, Inggris tidak boleh meremehkan Cape Verde yang sudah membuktikan ketangguhan mereka sepanjang fase grup. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik di babak gugur Piala Dunia 2026.