SkorBola.web.id - Keajaiban Cape Verde di Piala Dunia 2026 terus berlanjut. Tim kecil dari kepulauan di Samudra Atlantik ini berhasil menahan imbang dua kali juara dunia Uruguay dengan skor 2-2 dalam pertandingan Grup H yang penuh drama di Miami.
Cape Verde, negara dengan populasi hanya sekitar 525.000 jiwa, kini menjadi kisah paling menarik di Piala Dunia 2026. Setelah sebelumnya menahan imbang Spanyol, mereka kembali menunjukkan keberanian luar biasa melawan Uruguay.
Gol Bersejarah Kevin Pina
Pertandingan baru berjalan 20 menit ketika Kevin Pina mencetak gol bersejarah. Dari tendangan bebas jarak 28 meter, tembakannya melewati dinding pertahanan Uruguay yang terbelah dan menggetarkan jaring gawang Fernando Muslera. Itu adalah gol pertama Cape Verde dalam sejarah Piala Dunia.
Namun Uruguay, yang sudah terdesak setelah gagal mengalahkan Arab Saudi di laga pembuka, membalas dengan dua gol cepat sebelum turun minum. Maximiliano Araujo menyamakan kedudukan dari bola pantul, kemudian Agustin Canobbio mencetak gol kedua di masa injury time babak pertama.
Helio Varela Menyelamatkan Cape Verde
Babak kedua menjadi milik Cape Verde. Mereka tampil menyerang dengan percaya diri, melepaskan 12 tembakan berbanding 7 milik Uruguay. Pada menit ke-78, kesalahan fatal Mathias Olivera yang mengoper bola secara buta di area pertahanan sendiri dimanfaatkan dengan sempurna oleh Helio Varela untuk mencetak gol penyeimbang.
Uruguay sempat mengira mereka unggul ketika Araujo mencetak gol ketiga, tetapi gol tersebut dianulir karena offside. Hingga peluit akhir, pertahanan kokoh Cape Verde, termasuk blok brilian dari Steven Moreira, menggagalkan semua upaya Uruguay.
Reaksi Para Pundit
Pundit BBC, Benni McCarthy, menyatakan kekagumannya: “Mereka sensasional, berani. Cape Verde telah memenangkan hati banyak orang.” Ashley Williams menambahkan bahwa ini adalah pertandingan paling menghibur di Piala Dunia sejauh ini.
Kiper veteran Vozinha yang berusia 40 tahun menjadi sorotan. Setelah pertandingan melawan Spanyol, pengikut Instagramnya melonjak dari 40.000 menjadi lebih dari 15 juta. Ibunya yang sebelumnya tak bisa hadir karena biaya visa, kini menyaksikan langsung dari tribun.
Peluang Lolos ke Babak Gugur
Dengan 2 poin dari 2 pertandingan, Cape Verde kini berada di posisi ketiga Grup H, level dengan Uruguay. Kemenangan melawan Arab Saudi di pertandingan terakhir bisa mengantarkan mereka ke babak 32 besar.
Benni McCarthy bahkan memprediksi: “Performa ini akan membawa mereka meraih kemenangan melawan Arab Saudi.”
Hanya dua tim dengan peringkat lebih rendah dari Cape Verde (peringkat 63) yang pernah lolos dari fase grup: Nigeria (peringkat 74, 1998) dan Rusia (peringkat 70, 2018). Cape Verde berpeluang membuat sejarah baru.
Cape Verde membuktikan bahwa di Piala Dunia, ukuran negara bukanlah segalanya. Keberanian, semangat, dan kebersamaan bisa mengalahkan tim manapun di dunia.