SkorBola.web.id - Mimpi Trevoh Chalobah tampil di Piala Dunia akhirnya menjadi kenyataan. Bek Chelsea berusia 27 tahun itu mendapat panggilan tak terduga dari pelatih Thomas Tuchel untuk bergabung dengan skuad Inggris di Piala Dunia 2026.
Chalobah dipanggil sebagai pengganti Tino Livramento yang mengalami cedera. Yang menarik, ia sedang berlibur di New York saat menerima kabar gembira tersebut.
“Saya sedang di Times Square, tidak sedang memegang ponsel. Hati saya langsung berdetak kencang ketika melihat pesan dari Tuchel,” kenang Chalobah. “Saya tahu langsung apa artinya.”
Perjalanan Panjang
Karier Chalobah di Chelsea tidak selalu mulus. Pada 2024, ia bahkan dicopot nomor punggungnya dan dimasukkan ke dalam “skuad bom” sebelum dipinjamkan ke Crystal Palace.
Namun, cedera yang dialami pemain Chelsea lainnya pada Januari 2025 membawanya kembali ke Stamford Bridge. Sejak saat itu, ia tampil dalam 47 pertandingan musim 2025/2026, rekor tertinggi dalam kariernya.
“Saya tahu siapa saya sebagai pemain. Saya tidak bisa membiarkan momen-momen sulit mendefinisikan siapa saya,” ujarnya dengan penuh percaya diri.
Hubungan dengan Tuchel
Chalobah memiliki hubungan khusus dengan Tuchel. Pelatih asal Jerman itu yang memberinya debut di Chelsea pada 2021, bahkan mencoba merekrutnya ke Bayern Munich pada 2023.
Tuchel sebelumnya menyatakan bahwa Chalobah “unggul dalam mobilitas” dibanding Harry Maguire dan menghargainya sebagai “pemain pendukung yang tidak egois.”
Keputusan Tuchel memilih Chalobah atas Maguire didasari pertimbangan taktis. Tuchel berencana menggunakan Jarell Quansah untuk menutupi posisi full-back, sementara Chalobah bersaing di posisi bek tengah kanan.
Ramalan yang Terbukti
Pada Juli 2018, Chalobah yang saat itu berusia 19 tahun dan sedang dipinjamkan ke Ipswich Town, memposting foto trofi Piala Dunia di media sosial dengan caption: “Suatu hari… percayalah.”
Postingan itu ternyata menjadi ramalan. Delapan tahun kemudian, ia benar-benar menjadi bagian dari skuad Piala Dunia Inggris.
“Saya selalu percaya akan momen ini. Ketika Anda berpikir semuanya sudah berakhir atau tidak akan terjadi, postingan itu menjadi kenyataan,” kata Chalobah penuh emosi.
Adaptasi Cepat
Chalobah melewatkan kamp pra-turnamen Inggris di Florida dan harus beradaptasi dengan cepat. Ia bahkan mengalami kesulitan praktis seperti mencari sepatu bola dan mengurus refund hotel di Los Angeles yang dibatalkan.
Meski begitu, pengalamannya beradaptasi dengan cepat sepanjang kariernya membuatnya optimis bisa berkontribusi di turnamen ini.
“Saya sudah terbiasa dengan situasi seperti ini. Yang penting adalah siap ketika dipanggil dan memberikan yang terbaik untuk tim,” ujarnya.
Chalobah kini bersaing dengan bek-bek top Inggris lainnya untuk mendapatkan tempat di starting lineup. Dengan pengalaman dan mentalitas yang dimilikinya, ia siap menjadi kejutan manis bagi Three Lions di Piala Dunia 2026.