SkorBola.web.id - Perjalanan Dan Burn menuju Piala Dunia 2026 adalah salah satu kisah paling inspiratif di turnamen ini. Bek Newcastle United yang kini berusia 34 tahun ini pernah bekerja di supermarket setelah dilepas oleh akademi Newcastle, namun kini menjadi bagian dari skuad Inggris di ajang sepak bola terbesar dunia.
Pada tahun 2009, Burn yang baru berusia 17 tahun mendapat panggilan untuk bermain di tim representatif Clubs for Young People. Ini adalah tim yang menghimpun pemain terbaik yang belum memiliki kontrak profesional untuk sebuah turnamen antar negara Britania Raya.
Titik Balik di New Ferens Park
Turnamen tersebut digelar di New Ferens Park, County Durham, dengan lapangan buatan yang jauh dari kemewahan stadion-stadion besar. Namun, dari situlah karier profesional Burn dimulai.
Manajer tim, Alan Watson, melihat potensi luar biasa pada Burn. Rekan setimnya, Lewis Blissett, mengingat bahwa meskipun bertubuh tinggi, Burn justru sangat teknis. “Kontrol dan cara umpan bolanya sangat baik,” kenang Blissett.
Sementara itu, Andi Thanoj mengatakan bahwa Burn selalu tampak lebih dewasa dibanding rekan-rekan seusianya. “Kami semua remaja, tapi dia lebih terlihat seperti orang dewasa,” kata Thanoj.
Prediksi yang Menjadi Kenyataan
Craig Liddle, kepala pengembangan pemuda Darlington, datang menyaksikan turnamen tersebut setelah mendapat informasi tentang Burn. Watson memberitahunya bahwa Burn mengingatkannya pada Tony Adams dan suatu hari akan bermain untuk Inggris.
Liddle begitu terkesan hingga ia langsung memerintahkan staf perekrutannya untuk berbicara dengan orang tua Burn sebelum turnamen berakhir. Burn pun menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Darlington pada 2009.
Perjalanan Karier yang Panjang
Setelah dari Darlington, Burn pindah ke Fulham sebelum dilepas. Ia kemudian bermain untuk Wigan Athletic dan Brighton sebelum akhirnya kembali ke Newcastle United, klub yang pernah melepasnya dari akademi.
Di Newcastle, Burn menjadi bagian penting dalam kebangkitan klub. Ia berperan dalam lolos dari ancaman degradasi, membantu Newcastle lolos ke Liga Champions pada 2023 dan 2025, serta meraih kemenangan di final Piala Liga Inggris 2025 melawan Liverpool, mengakhiri penantian 70 tahun tanpa trofi domestik.
Mimpi yang Terwujud
Debut timnas Inggris datang setelah penampilannya di final Piala Liga. Di usia 34 tahun, Burn masuk dalam skuad Piala Dunia 2026 di bawah asuhan Thomas Tuchel. Meskipun perannya lebih sebagai pemain cadangan yang siap dimainkan kapan saja, kehadirannya di skuad memiliki makna yang sangat dalam.
“Tuchel membangun persaudaraan, dan perjalanan Burn dari non-liga ke puncak sepak bola dunia adalah cerminan sempurna dari semangat itu,” tulis BBC Sport.
Inspirasi bagi Pemain Muda Indonesia
Kisah Dan Burn mengajarkan bahwa kegagalan di awal karier bukanlah akhir dari segalanya. Dengan kerja keras, determinasi mental, dan kesempatan yang tepat, seorang pemain yang pernah bekerja di supermarket bisa tampil di Piala Dunia.
Bagi para pemain muda Indonesia yang bermimpi berkarier di sepak bola profesional, cerita Burn menjadi bukti bahwa jalan menuju puncak tidak selalu lurus, tetapi tekad yang kuat bisa membawa siapa pun ke tujuan.
Ikuti terus kisah-kisah inspiratif dari Piala Dunia 2026 hanya di SkorBola.web.id.