SkorBola.web.id - Inggris harus puas dengan hasil imbang tanpa gol melawan Ghana di matchday kedua Grup L Piala Dunia 2026, Selasa (23/6) waktu setempat di Gillette Stadium, Boston. Hasil ini menimbulkan tanda tanya besar terkait peluang The Three Lions untuk melangkah jauh di turnamen.
Setelah mengawali turnamen dengan cemerlang melalui kemenangan 4-2 atas Kroasia, penampilan Inggris kontras di pertandingan kedua. Tim asuhan Thomas Tuchel ini kesulitan menembus pertahanan solid Ghana yang menerapkan strategi bertahan dan serangan balik dengan sangat disiplin.
Statistik yang Menyakitkan
Angka-angka dari pertandingan ini cukup menceritakan ceritanya sendiri. Inggris melepaskan 19 tembakan selama 90 menit, namun hanya tiga yang tepat sasaran. Dari 19 tembakan tersebut, Expected Goals (xG) Inggris hanya 1,28. Sementara Ghana yang hanya mencatat dua tembakan sepanjang laga memiliki kumulatif xG 0,29.
Pertandingan ini bahkan tercatat sebagai laga pertama Piala Dunia 2026 yang tidak memiliki satu pun tembakan tepat sasaran di babak pertama. Pertahanan Ghana yang berbaris rapat di kotak penalti membuat Harry Kane dan kawan-kawan frustrasi.
Peluang Emas yang Terbuang
Momen krusial terjadi di menit ke-86 ketika sundulan Nico O’Reilly membentur mistar gawang. Bola pantulan jatuh ke Kane yang berdiri hanya delapan meter dari gawang, namun sang kapten dengan mengejutkan melepaskan tembakan jauh melampaui mistar.
Di masa injury time, Marc Guehi hampir menjadi pahlawan sundulan kepalanya mengancam gawang Ghana, namun bek Ghana berhasil menyapu bola di garis gawang. Kiper Ghana tampil luar biasa menggagalkan berbagai peluang Inggris di sepuluh menit terakhir.
Dampak Klasemen
Hasil ini membuat Inggris dan Ghana mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan. Kroasia yang juga berada di grup yang sama masih memiliki kesempatan untuk mengejar. Posisi juara grup kini terbuka lebar dan ditentukan di matchday terakhir.
“Beginilah adanya… kami memiliki empat poin dari dua pertandingan dan masih punya satu laga tersisa. Ini bukan kekecewaan besar, ini pertandingan sulit yang bisa terjadi kapan saja,” kata Tuchel seusai pertandingan.
Catatan Positif
Terlepas dari kekecewaan, Inggris tetap mempertahankan rekor tak pernah kalah dari tim Afrika di Piala Dunia. Kane sendiri masih terjebak di 10 gol Piala Dunia dan gagal menambah pundi-pundi golnya.
Kekhawatiran terbesar Tuchel kini beralih pada kondisi kebugaran Declan Rice dan Reece James yang diragukan tampil di laga penentu melawan Panama. Kedua pemain ini merupakan bagian krusial dari formasi andalan Inggris di turnamen ini.
Strategi Ghana yang Berhasil
Keberhasilan Ghana dalam menahan imbang Inggris tidak datang secara kebetulan. Pelatih Ghana menerapkan strategi bertahan yang sangat terorganisir, memarkirkan pemain di kotak penalti dan hanya mengandalkan serangan balik sesekali. Strategi ini mengingatkan pada taktik yang pernah sukses dilakukan tim-tim underdog di Piala Dunia sebelumnya.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa turnamen dengan format 48 tim memberikan peluang bagi tim-tim yang dianggap sebelah mata untuk tampil kompetitif melawan tim-tim raksasa. Ghana, yang tidak lolos ke Piala Dunia 2022, membuktikan bahwa mereka memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.
Bagi Inggris, hasil ini menjadi peringatan keras menjelang babak gugur. Ketidakmampuan menembus pertahanan rapat menjadi masalah berulang yang perlu segera diatasi Tuchel jika ingin membawa The Three Lions meraih gelar juara dunia pertama sejak 1966.