SkorBola.web.id - Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat menjadi ajang sepak bola terbesar di dunia, namun Presiden AS Donald Trump justru tidak terlihat hadir di stadion-stadion selama fase grup. Kehadiran pemimpin negara tuan rumah biasanya menjadi tradisi dalam perhelatan akbar seperti ini, namun Trump memilih absen dari laga-laga penting termasuk pertandingan pembukaan Timnas AS.
Andrew Giuliani, Kepala Satuan Tugas Piala Dunia Gedung Putih, mengungkapkan bahwa Trump adalah tipe orang yang suka “cliffhanger” dan kemungkinan besar akan muncul secara mendadak. “Dia suka membuat orang penasaran. Jadi saran saya, terus pantau dan kita akan lihat kejutan-kejutannya,” ujar Giuliani kepada BBC Sport.
Menurut analisis, ada beberapa faktor mengapa Trump tidak hadir di pertandingan-pertandingan awal. Pertama, Trump lebih memprioritaskan UFC sebagai olahraga yang ia kaitkan secara personal. Ia bahkan menggelar acara UFC di halaman Gedung Putih saat laga pembuka AS melawan Paraguay pada 12 Juni lalu. “UFC adalah olahraga yang ia kembangkan dan memiliki hubungan khusus dengannya,” jelas Federico de Jesus, mantan direktur media Obama.
Kedua, Trump dikenal hanya hadir di acara-acara besar dan final. Ia hadir di Super Bowl, bukan pertandingan NFL reguler. Pola yang sama kemungkinan besar akan ia terapkan untuk Piala Dunia. Ia diperkirakan akan hadir di final pada 19 Juli di New Jersey untuk menyerahkan trofi, seperti yang telah dikonfirmasi FIFA dan Infantino.
Faktor ketiga adalah jadwal yang padat. Trump tengah mempersiapkan KTT G7 di Prancis dan negosiasi kesepakatan damai dengan Iran yang diumumkan pada 18 Juni. Hal ini membuatnya sulit menyempatkan diri hadir di stadion-stadion yang tersebar di berbagai kota.
Ada juga kekhawatiran soal sambutan publik. Trump sempat mendapat cemoohan saat hadir di Final NBA di New York beberapa waktu lalu. Penonton Piala Dunia yang bersifat internasional dan mayoritas berada di kota-kota Demokrat seperti Los Angeles dan Seattle bisa memberikan reaksi yang tidak bersahabat.
Sejauh ini, Timnas AS menerima panggilan telepon dari Trump sehari sebelum laga pembukaan mereka. Namun Trump melewatkan dua pertandingan AS berikutnya melawan Australia di Seattle dan Turki di Los Angeles.
Sementara itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney hadir menonton pertandingan negaranya melawan Qatar, sementara Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum memilih tidak hadir karena harga tiket yang mahal.
Yang pasti, FIFA tetap berterima kasih atas dukungan pemerintah AS. “Kami bersyukur atas semua dukungan yang telah diberikan administrasi Trump untuk turnamen ini,” demikian pernyataan FIFA. Publik dan penggemar sepak bola di seluruh dunia masih menunggu apakah Trump benar-benar akan muncul di final dan memberikan kejutan yang dijanjikan Giuliani.