SkorBola.web.id - Piala Dunia 2026 menjadi panggung bagi munculnya bintang-bintang muda baru yang siap bersinar di liga-liga top Eropa, khususnya Premier League. The Guardian mengidentifikasi lima pemain yang performa gemilang mereka di turnamen ini menunjukkan potensi besar untuk berkarir di Inggris.
1. Ayyoub Bouaddi (Maroko, 18 tahun)
Pemain muda Lille ini bermain sebagai gelandang bertahan paling dalam dalam formasi tiga gelandang Maroko. Berpostur 185 cm, Bouaddi memiliki kemampuan membaca permainan yang luar biasa untuk usianya. Dia menetapkan tempo permainan Maroko dengan keputusan instan dan operan satu sentuhan.
“Bouaddi tidak akan menjadi pemain Lille untuk waktu lama,” tulis analis David Pleat. Dia memiliki kekuatan fisik, mampu melakukan intersepsi, tekel, dan melindungi lini pertahanan. Satu hal yang perlu dia kembangkan adalah kontribusi gol untuk menjadi pemain yang lebih lengkap.
2. Alex Freeman (Amerika Serikat, 21 tahun)
Bek kanan Villarreal ini menjadi salah satu bintang terang AS di Piala Dunia kandang mereka. Freeman mencetak gol kedua AS saat melawan Australia setelah benturan keras di udara. Dia menunjukkan ketenangan dalam penguasaan bola, keberanian bertahan, dan kecepatan yang mengesankan.
Bergabung dengan Villarreal dari Orlando pada Januari 2026, Freeman adalah bagian dari revolusi AS di bawah Mauricio Pochettino yang ditandai dengan “kecepatan dan positivitas” dalam permainan.
3. Tarik Muharemovic (Bosnia dan Herzegovina, 23 tahun)
Bek tengah kiri yang saat ini bermain untuk Sassuolo dengan status pinjaman dari Juventus ini menunjukkan kematangan luar biasa. Muharemovic tenang di bawah tekanan, membaca permainan dengan baik, dan selalu mencoba mengoper ke depan untuk menembus lini pertahanan lawan.
Dia sempat dikartu merah di menit ke-80 saat melawan Swiss karena tekel penyelamatan gawang, yang menunjukkan komitmen penuhnya untuk timnas. Gaya permainannya mirip dengan Luka Vuskovic di Tottenham, meski sedikit kurang agresif di udara.
4. Eli Just (Selandia Baru, 26 tahun)
Pemain berusia 26 tahun dari Motherwell ini adalah contoh pengembangan lambat yang meledak di panggung terbesar. Just mencetak dua gol sempurna melawan Iran, memanfaatkan ruang dengan penempatan posisi yang cerdas.
Pemain serang ini memiliki kemampuan dribel yang mengandalkan gerakan tubuh cepat untuk mengecoh pemain bertahan yang lebih tinggi. Dia melengkapi permainan Chris Wood dengan efektif dan terus menunjukkan konsistensi di level klub.
5. Johan Manzambi (Swiss, 20 tahun)
Penyerang Freiburg ini mencuri perhatian ketika masuk sebagai pemain pengganti melawan Bosnia dan Herzegovina. Manzambi mencetak dua gol dalam hitungan menit, termasuk satu tendangan voli yang mengesankan, setelah Bosnia kehilangan pemain karena kartu merah.
Impactnya mengingatkan penulis pada gol breakout Michael Owen untuk Inggris melawan Argentina. Musim lalu, Manzambi menyumbang gabungan 16 gol dan assist untuk Freiburg, menunjukkan bahwa performa di Piala Dunia bukan sekadar kebetulan.
Kelimanya telah memanfaatkan panggung Piala Dunia 2026 untuk menunjukkan kualitas teknis, fisik, dan mental yang dibutuhkan untuk sukses di lingkungan Premier League yang kompetitif.