SkorBola.web.id - Bintang baru lahir di Piala Dunia 2026. Johan Manzambi, pemain pengganti berusia 20 tahun dari Freiburg, mencetak dua gol dalam 166 detik setelah masuk lapangan untuk menginspirasi kemenangan telak Swiss 4-1 atas Bosnia-Herzegovina di Los Angeles Stadium.
Sebelum Manzambi masuk pada menit ke-73, Swiss tampak frustrasi. Mereka sudah melepaskan delapan tembakan sia-sia, menambah deretan 26 tembakan tanpa hasil yang mereka catatkan saat imbang melawan Qatar di laga pertama Grup B. Satu-satunya gol Swiss sebelumnya adalah penalti Breel Embolo. Performa di lini depan menjadi kekhlatian besar bagi pelatih.
Namun segalanya berubah drastis ketika pelatih melakukan triple substitusi strategis. Manzambi langsung memberikan dampak luar biasa sejak kakinya menyentuh lapangan. Gol pertamanya tercipta melalui voli kaki kanan yang indah, menghantam bola liar dari sundulan Amar Memic dan melesak ke gawang Bosnia yang dikawal Nikola Vasilj.
Hanya 166 detik berselang, Manzambi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya tercipta dengan cara yang lebih anggun, menunjukkan kualitas teknik yang luar biasa untuk pemain seusianya. Kedua gol itu mengubah wajah pertandingan secara total.
“Saya merasa sangat senang. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” kata Manzambi usai pertandingan. “Saya hanya ingin masuk dan memberikan dampak untuk tim. Ketika pelatih memanggil saya, saya sudah siap.”
Kemenangan ini sangat penting bagi Swiss setelah hasil imbang mengecewakan di laga pertama. Dengan tambahan tiga poin, mereka kini berada di posisi yang lebih nyaman untuk lolos ke babak 32 besar. Empat gol Swiss semuanya tercipta di kuarter terakhir pertandingan, menunjukkan bagaimana stamina dan kedalaman skuad menjadi faktor penentu.
Bosnia-Herzegovina sendiri bermain dengan 10 pemain setelah mendapat kartu merah, yang membuat pertahanan mereka semakin rapuh di akhir pertandingan. Sebelum kartu merah itu, Bosnia sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit dan bahkan sempat menyamakan kedudukan.
Manzambi, yang baru berusia 20 tahun, sebelumnya mengalami kekecewaan bersama Freiburg saat kalah telak di final Liga Europa melawan Aston Villa bulan lalu. Kekalahan itu sempat mempengaruhi mentalnya, namun penampilannya di Piala Dunia ini membuktikan bahwa ia memiliki mentalitas untuk bangkit dari keterpurukan.
Performa Manzambi tentu akan menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Dengan kemampuan teknik dan insting gol yang ditunjukkannya, ia berpotensi menjadi rebutan di bursa transfer musim panas ini. Beberapa klub Premier League dikabarkan sudah memantau perkembangannya sejak musim lalu.
Kemenangan 4-1 ini juga mengembalikan kepercayaan diri Swiss setelah start yang mengecewakan. Dengan dua pertandingan tersisa di fase grup, peluang mereka untuk melangkah ke babak gugur sangat terbuka lebar. Kedalaman skuad yang dimiliki Swiss menjadi senjata rahasia yang bisa membuat perbedaan besar di turnamen ini.
Sumber: BBC Sport, The Guardian