SkorBola.web.id - Lionel Messi kembali menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026. Bintang Argentina berusia 38 tahun itu masuk sebagai cadangan di babak kedua dan mencetak gol dari tendangan bebas untuk menutup kemenangan 3-1 atas Yordania di Dallas Stadium, Minggu dini hari WIB.
Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol di tujuh pertandingan berturut-turut. Rekor yang tidak akan mudah dipecahkan oleh siapa pun di masa mendatang. Gol tendangan bebasnya dari jarak 22 yard menjadi bukti bahwa magis La Pulga belum sepenuhnya pudar.
Pelatih Lionel Scaloni dengan bijak mengatur waktu bermain Messi di laga yang sudah ditentukan oleh Argentina. Dengan La Albiceleste sudah memastikan posisi juara Grup J, Scaloni dan Messi sepakat bahwa megabintang itu baru akan dimainkan mulai menit ke-60 untuk menghindari risiko cedera.
Sebelum Messi masuk, Argentina tampil tanpa urgensi. Suasana stadion Dallas yang lembap menambah nuansa hambar permainan kedua tim yang sudah tidak bertarung. Yordania yang terancam degradasi sesungguhnya tampil berani dan mampu memperlambat tempo permainan Argentina.
Dari bangku cadangan, Messi menyaksikan rekan-rekannya berjuang tanpa arah jelas. Begitu ia masuk lapangan, stadion langsung berubah. 60.000 penonton yang sebagian besar adalah pendukung Argentina berdiri dan meneriakkan namanya. Messidependencia, sebutan khusus kekaguman rakyat Argentina, menyebar ke seluruh stadion.
Kejadian Messi itu juga memberikan pesan taktik yang jelas. Argentina tanpa kehadiran Messi di lapangan terlihat kehilangan pengaturan ritme permainan. Scaloni perlu merancang strategi yang bisa menjaga kualitas permainan tanpa tergantung pada satu pemain meskipun pemain itu adalah legenda hidup.
Laga ini menjadi pertandingan terakhir fase grup untuk kedua tim. Argentina finis sebagai juara grup dengan sembilan poin sempurna, sementara Yordania tersingkir dengan nol poin. Namun kehadiran Messi dalam waktu 30 menit telah memberikan momen yang akan dikenang selamanya oleh para penggemar.
Messi, yang sudah bermain di enam Piala Dunia sebelumnya, kemungkinan akan pensiun dari sepak bola internasional setelah turnamen ini. Setiap penampilannya di turnamen ini menjadi pertarungan melawan waktu dan memberikan sentuhan akhir yang layak bagi karier yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade.