Messi Pecahkan Rekor Gol Tertinggi Sepanjang Masa di Piala Dunia 2026
SkorBola.web.id - Lionel Messi resmi mengklaim takhta sepak bola dunia dengan torehan gol bersejarah yang akan dikenang sepanjang masa. Bintang Argentina ini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia setelah membukukan dua gol ke gawang Austria pada matchday Grup J Piala Dunia 2026 di Dallas, Amerika Serikat, Senin (22/6/2026) malam WIB.
Messi tampil sensational di usia 39 tahun yang kini memasuki periode emas dalam kariernya. Ia menandai menjelang ulang tahunnya yang ke-39 dengan torehan fenomenal: lima gol dalam dua laga di turnamen ini. Dengan dua gol ke Austria, Messi kini mengumpulkan total 18 gol sepanjang kariernya dipentas tertinggi dunia, menggeser nama Miroslav Klose yang selama ini bercokol di puncak dengan 16 gol.
Momen Bersejarah yang Tak Terlupakan
Gol pertama Messi tercipta pada menit ke-38, tujuh menit menjelang babak pertama berakhir. Dengan satu touch sempurna dan penyelesaian klinis kaki kiri yang sudah menjadi ciri khasnya, Messi membobol gawang Austria yang dikawal Alexander Schlager. Reaksinya pun luar biasa - ia meraung dan menghentakkan tangan ke udara, menandakan ia paham persis apa yang baru saja dirinya raih di usianya yang tidak muda lagi.
“Semua harus Lionel Messi, harus di hari ini, dan mungkin juga harus di Dallas,” tulis Guardian dalam lapornya dengan nada takjub. “Sejarah tercipta dengan cara yang ia tahu terbaik, sebuah sentuhan klinis kaki kiri yang menjadi signature goalsnya sepanjang kariernya.”
Gol keduanya hadir di penghujung laga sebagai aksi pamungkas yang semakin menyegel kemenangan Argentina. Tepat 40 tahun setelah Diego Maradona mencitrakan diri dengan gol tangan Tuhan kontra Inggris pada 22 Juni 1986, Messi kembali menghidupkan kenangan indah tersebut dengan torehan gol spektakuler yang terjadi di kota yang sama di mana Maradona bermain terakhirnya di Piala Dunia.
Penalti yang Tercecer
Sebelum gol bersejarahnya tercipta, Messi justru mengalami momencelaka di awal laga. Sang kapten diberikan kesempatan menghadapi 12 passos setelah wasit meninjau ulang tayangan VAR yang menunjukkan Stefan Posch menjatuhkan Lautaro Martinez di dalam kotak penalti dengan tackle yang seharusnya berbahaya.
Dengan teknik lari pendek yang tidak lazim dan berbeda dari biasanya, Messi justru menyarahkan bola jauh di luar gawang. Suasana stadium yang awalnya penuh harap pun tercengang, ribuan suporter Argentina mendadak terdiam menatap lapangan dengan raut kecewa yang langsung berubah menjadi sorak saat ia akhirnya membukukan dua gol spektakuler.
Argentina Hampir Pasti Menangi Grup J
Kemenangan meyakinkan 2-0 atas Austria ini semakin memperkuat posisi Argentina di puncak klasemen Grup J. Tim Tango memang belum tampil maksimal di turnamen ini, namun kemenangan demi kemenangan terus mereka raih dengan cara yang cukup meyakinkan untuk lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup.
Lini defensif yang dikomandoi Nicolas Otamendi dan Cristian Romero terlihat sangat solid dan jarang terekspos olehserangan Austria. Tim besutan Lionel Scaloni ini tampil mendominasi dengan penguasaan bola yang begitu khas dari permainan Argentine yang selama ini dikenal.
Austria yang diasuh oleh pelatih veteran Ralf Rangnick memang beberapa kali berhasil menciptakan peluang berbahaya melalui Marcel Sabitzer dan Michael Gregoritsch. Namun mereka tidak mampu menembus pertahanan yang kokoh yang dibangun oleh kuartet belakang Argentina.
Messi kini berstatus sebagai kandidat utama untuk meraih Sepatu Emas di turnamen ini. Dengan forme dan kepercayaan diri yang masih menggelora, bukan tidak mungkin Argentina akan melaju jauh dan memberikan Messi satu kesempatan terakhir untuk menambah koleksi golnya di pentas dunia sebelum ia pensiun dari tim nasional.