Modric dan Kroasia: Kisah Tangguh Negara Kecul di Piala Dunia 2026

Share
Modric dan Kroasia: Kisah Tangguh Negara Kecul di Piala Dunia 2026

SkorBola.web.id - Timnas Kroasia kembali hadir di Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu kekuatan konsisten di sepak bola dunia. Dengan populasi kurang dari empat juta jiwa, negara bekas Yugoslavia ini terus menantang negara-negara besar dan membuktikan bahwa ukuran bukanlah segalanya.

Luka Modric, kapten berusia 40 tahun, akan memimpin Kroasia di laga pembuka Grup L melawan Inggris. Ini menjadi Piala Dunia keempat bagi Modric yang sudah mengoleksi 198 caps bersama timnas. Dengan torehan tersebut, ia hanya tertinggal dari Cristiano Ronaldo, Bader Al-Mutawa, dan Lionel Messi dalam daftar pemain dengan caps terbanyak di level internasional.

Dari Pengungsi Perang Hingga Legenda

Kisah Modric adalah cerita inspiratif tentang ketangguhan. Saat perang kemerdekaan Kroasia (1991-1995), Modric yang masih kecil menjadi pengungsi. Kakeknya dibunuh oleh pasukan Serbia saat ia berusia enam tahun, rumah keluarganya dibakar, dan ia tinggal di hotel-hotel di Zadar bersama keluarganya.

Pengalaman traumatis ini justru membentuk karakter baja yang menjadi ciri khas sepak bola Kroasia. Romeo Jozak, sosok penting dalam pengembangan sepak bola Kroasia, mengungkapkan: “Beberapa pemain memiliki kerabat yang terbunuh dalam perang dan hal-hal itu tetap ada di dalam diri Anda. Anda mengeluarkannya dari gen Anda dan menggunakannya di saat yang paling dibutuhkan.”

Rekor Luar Biasa Kroasia

Sejak diakui FIFA pada 1992 dan UEFA pada 1993, Kroasia telah mengukir prestasi luar biasa. Generasi emas pertama yang dipimpin Zvonimir Boban, Davor Suker, dan Robert Prosinecki meraih posisi ketiga di Piala Dunia 1998. Setelah absen dari fase gugur selama 20 tahun, Kroasia kembali mengejutkan dunia dengan melaju ke final Piala Dunia 2018 sebelum meraih posisi ketiga lagi di 2022.

Modric sendiri memenangkan Ballon d’Or pada 2018 dan meraih enam gelar Liga Champions bersama Real Madrid. Meski kini bermain untuk AC Milan, ia tetap menjadi jantung permainan Kroasia.

Pabrik Talenta Dinamo Zagreb

Romeo Jozak, yang pernah menjadi direktur teknis Federasi Sepak Bola Kroasia (2013-2017), berperan besar dalam membangun sistem pengembangan pemain negara tersebut. Ia melatih Modric yang berusia 16 tahun di Dinamo Zagreb dan menciptakan kompetisi internal yang ketat di akademi.

Hampir separuh skuad Kroasia di Piala Dunia 2026 berasal dari akademi Dinamo Zagreb. Pemain-pemain seperti Mateo Kovacic, Dani Olmo, dan Josko Gvardiol merupakan produk akademi tersebut. Gvardiol bahkan dikembangkan bermain sebagai gelandang dan nomor 10 di Dinamo, yang menjelaskan mengapa bek Manchester City itu memiliki teknik luar biasa dengan kaki kirinya.

Pemain Muda yang Bersinar

Luka Vuskovic, bek berusia 19 tahun dari Tottenham Hotspur, menjadi pemain termuda dalam skuad Kroasia. Berpostur 193 cm, Vuskovic tampil mengesankan saat dipinjamkan ke Hamburg dan masuk nominasi Bundesliga Player of the Season dan Rookie of the Season.

Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, memujinya sebagai “salah satu pilar timnas kami untuk 10 tahun ke depan.” Sementara Petar Sucic, gelang berusia 22 tahun dari Inter Milan, juga menjadi prospek menjanjikan setelah memenangkan double winner di musim pertamanya bersama Nerazzurri.

Misi di Piala Dunia 2026

Dengan 18 dari 26 pemain skuad yang bermain di liga top Eropa, Kroasia memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi. Pertahanan menjadi aspek krusial bagi Dalic, sementara pengalaman dan determinasi menjadi senjata utama menghadapi lawan-lawan berat.

Inggris harus waspada. Kroasia bukan hanya soal Modric, tetapi tentang semangat juang sebuah negara kecil yang terus melampaui ekspektasi dunia.

Read more

⚽ Live Score Piala Dunia 2026

Update otomatis tiap 60 detik

🏆

FIFA World Cup 2026

48 Timnas • 12 Grup • 104 Pertandingan • 11 Jun — 19 Jul