SkorBola.web.id - Crystal Palace dan Sunderland mencuri perhatian dalam daftar pencetak gol klub Premier League di Piala Dunia 2026. Kedua klub tersebut memimpin kontribusi gol Premier League di fase grup, mengalahkan klub-klub raksasa seperti Arsenal, Liverpool, Manchester City, dan Manchester United.
Crystal Palace mengumpulkan tujuh gol yang dicetak oleh tiga pemain berbeda. Ismaila Sarr mencetak tiga gol untuk Senegal, Daichi Kamada menyumbang dua gol untuk Jepang, dan Daniel Munoz mengemas dua gol untuk Kolombia. Kontribusi ini menjadi bukti meningkatnya reputasi internasional The Eagles setelah sukses besar dalam dua musim terakhir, termasuk meraih Piala FA 2024/25 dan UEFA Europa Conference League.
Sunderland menyamai jumlah gol Palace dengan tujuh gol dari lima pemain berbeda. Brian Brobbey memimpin dengan tiga gol untuk Belanda, sementara Granit Xhaka (Switzerland), Habib Diarra (Senegal), Wilson Isidor (Haiti), dan Nilson Angulo (Ekuador) masing-masing menyumbang satu gol. Ini pencapaian luar biasa bagi klub yang baru kembali ke Premier League setelah absen delapan tahun dan finis di posisi ketujuh musim 2025/26.
Di level global, hanya Real Madrid dan Paris Saint-Germain yang melampaui catatan gol kedua klub Inggris tersebut di fase grup Piala Dunia 2026. Dominasi ini menunjukkan bahwa talenta internasional kini tidak lagi terkonsentrasi di klub-klub besar tradisional, melainkan tersebar merata ke seluruh penjuru Premier League.
Secara keseluruhan, 182 pemain yang terkait dengan klub Premier League dipanggil ke turnamen ini, lebih banyak dari liga domestik manapun di dunia. Sebanyak 154 pemain yang terdaftar di klub Premier League pada akhir musim lalu ikut ambil bagian, sebuah dominasi numerik yang tak tertandingi oleh kompetisi lain di Eropa maupun dunia.
Arsenal berada di posisi berikutnya dengan lima gol, berkat kontribusi Kai Havertz (Jerman) dan Leandro Trossard (Belgia) yang masing-masing mencetak dua gol. Liverpool dan Manchester City juga menyumbang gol melalui pemain-pemain andalan mereka, namun jumlahnya masih di bawah capaian Palace dan Sunderland.
Fenomena ini menegaskan bahwa era modern Premier League telah menciptakan ekosistem di mana klub-klub menengah pun mampu merekrut dan mengembangkan pemain bertaraf internasional. Kontribusi gol Premier League di Piala Dunia 2026 bukan sekadar soal kuantitas, tapi juga kualitas momen-momen penentu yang diciptakan oleh pemain dari berbagai level klub.
Data ini sekaligus menjadi sinyal bagi klub-klub elite Eropa bahwa Premier League bukan hanya soal Big Six, melainkan liga dengan kedalaman talenta yang luar biasa hingga ke level klub promosi seperti Sunderland sekalipun.