Piala Dunia 2026 Tanpa Pemisahan Suporter, FIFA Dinilai Kehilangan Kendali

Share
Piala Dunia 2026 Tanpa Pemisahan Suporter, FIFA Dinilai Kehilangan Kendali

SkorBola.web.id - Organisasi pendukung sepakbola Eropa, Football Supporters Europe, memperingatkan bahwa absennya pemisahan suporter di stadion-stadion Piala Dunia 2026 menimbulkan risiko keamanan yang serius. Mereka menuding FIFA telah “kehilangan kendali” atas sistem tiketing turnamen ini.

Ronan Evain, Direktur Eksekutif Football Supporters Europe, mengungkapkan kekhawatirannya tentang campurnya suporter dari kedua kubu yang bertanding dalam satu area tribun yang sama. Situasi ini sangat tidak biasa untuk turnamen sekelas Piala Dunia.

“Absennya pemisahan suporter bukan hal yang normal untuk turnamen seperti ini. Yang mengkhawatirkan adalah FIFA sepertinya tidak benar-benar tahu siapa yang memegang tiket di mana,” kata Evain. “Dengan dorongan besar untuk orang membeli dan menjual kembali tiket, kemungkinan atau risiko untuk memiliki suporter dari Tim A di tengah kerumunan Tim B lebih besar dari sebelumnya.”

Insiden spesifik terjadi di Dallas, di mana suporter Belanda dan Jepang terlihat bercampur dalam satu area selama pertandingan hari Minggu. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi konflik antar suporter, meskipun sejauh ini belum ada insiden serius yang dilaporkan.

Menanggapi kritik tersebut, sumber FIFA menyatakan bahwa delapan persen tiket untuk setiap pertandingan dialokasikan khusus untuk suporter Asosiasi Anggota Peserta. Alokasi ini diklaim sejalan dengan turnamen-turnamen sebelumnya.

Namun, masalah lain juga muncul terkait kebijakan bendera dan spanduk yang tidak konsisten di berbagai venue. Beberapa suporter melaporkan bahwa aturan tentang bendera diterapkan secara berbeda di setiap stadion. Di beberapa tempat, suporter dilarang membawa bendera, sementara di tempat lain tidak ada masalah.

“Masalah utama saat ini adalah absennya aturan yang jelas. Sangat tidak jelas apa yang diperbolehkan di stadion. Apa yang bisa Anda bawa, apa yang tidak bisa. Bendera, tas, drum, spanduk. Anda seharusnya tahu aturannya sebelum berangkat dari rumah, dan itu bukan kasusnya,” tambah Evain.

FIFA sendiri sudah menerbitkan aturan resmi yang menyatakan bahwa bendera kecil, spanduk, dan poster dari bahan tahan api diperbolehkan. Bendera yang lebih besar membutuhkan persetujuan terlebih dahulu, sementara bendera dengan unsur politik, ofensif, atau diskriminatif dilarang.

Satu preseden hukum menarik terkait larangan bendera Iran pra-revolusi yang diklasifikasikan sebagai simbol politik oleh pengadilan. Keputusan ini menunjukkan betapa rumitnya mengatur simbol-simbol di turnamen global yang melibatkan berbagai negara dengan latar belakang politik yang berbeda.

Piala Dunia 2026 merupakan edisi pertama yang digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Dengan 48 tim yang berpartisipasi dan pertandingan yang tersebar di 16 kota, tantangan logistik memang jauh lebih besar dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya. FIFA diharapkan segera mengatasi masalah tiketing dan pemisahan suporter ini demi kelancaran dan keamanan seluruh pihak yang terlibat.

Bagi suporter Indonesia yang berencana hadir di Piala Dunia 2026, penting untuk memahami bahwa aturan venue bisa berbeda-beda dan sebaiknya menyiapkan diri untuk berbagai kemungkinan terkait kebijakan stadion. Memastikan tiket resmi dan mengikuti panduan FIFA adalah langkah awal yang bijaksana.

Read more

⚽ Live Score Piala Dunia 2026

Update otomatis tiap 60 detik

🏆

FIFA World Cup 2026

48 Timnas • 12 Grup • 104 Pertandingan • 11 Jun — 19 Jul