SkorBola.web.id - Spanyol harus membayar mahal kemenangan mereka atas Uruguay di Grup H Piala Dunia 2026. Dua pemain sayap andalan, Yeremy Pino dan Nico Williams, mengalami cedera yang mengancam keikutsertaan mereka di babak gugur turnamen bergengsi tersebut.
Pino, pemain Crystal Palace, mengalami patah tulang selangka setelah terjatuh saat masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua. Pemain 23 tahun itu bermain hingga peluit akhir dengan tangannya berselimut, namun diagnosis akhir mengkonfirmasi patah tulang yang membuatnya hampir pasti absen di sisa kompetisi.
“Sangat menyakitkan melihat Yeremy harus mengalami hal ini. Ada kemungkinan besar dia akan melewatkan sisa Piala Dunia,” kata pelatih Luis de la Fuente dengan nada sedih dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Williams sendiri mengalami cedera di area selangkangan. Meskipun penyebab pastinya belum dikonfirmasi, de la Fuente menyiratkan bahwa cedera tersebut kemungkinan berkaitan dengan tantangan berat yang diterima pemain Athletic Bilbao tersebut di lapangan. Williams baru dimainkan menit ke-76 dan ternyata belum fit sepenuhnya setelah tiba di turnamen dalam kondisi pemulihan cedera sebelumnya.
Kondisi ini semakin memperburuk masalah sayap Spanyol. Victor Munoz, pemain baru Liverpool, juga belum bermain sama sekali di turnamen ini karena cedera otot betis yang dialaminya saat persiapan menjelang turnamen. Ia mengalami kemunduran cedera otot tambahan dan masih berlatih sendiri terpisah dari tim utama.
Sementara itu, Lamine Yamal yang mulai pulih dari cederanya, baru bisa bermain 75 menit di pertandingan terakhir setelah sebelumnya hanya 19 menit dan 45 menit di dua laga sebelumnya. Progresi menit bermain yang hati-hati ini menunjukkan bahwa kondisi Yamal belum benar-benar pulih 100 persen.
“Kami mulai kekurangan pemain sayap spesialis. Kami tidak akan mengubah ide permainan, tapi akan berbeda dengan pemain berbeda. Jika kami tidak bisa bermain dengan pemain sayap, kami akan bermain tanpa pemain sayap,” jelas de la Fuente dengan nada tegas.
Kekhawatiran terbesar Spanyol adalah bagaimana menghadapi babak gugur tanpa empat pemain sayap utama mereka. Sebagai juara Eropa, Spanyol diharapkan bisa tampil maksimal di Piala Dunia 2026, namun absennya Pino dan Williams yang merupakan kekuatan utama serangan sayap mereka akan menjadi tantangan taktis yang serius bagi de la Fuente.
Spanyol telah memastikan posisi pertama di Grup H setelah kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay. Namun, perjuangan mereka di babak selanjutnya akan jauh lebih berat tanpa kehadiran para pemain sayap terbaik mereka. Situasi ini menuntut de la Fuente untuk berkreasi dengan formasi dan strategi baru guna mempertahankan asa juara Spanyol di Piala Dunia 2026.
De la Fuente juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap tantangan berat yang diterima Williams dari pemain Uruguay. “Ini benar-benar tantangan yang tidak perlu,” katanya. Spanyol kini menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan langkah selanjutnya dalam menghadapi babak gugur dengan skuad yang terbatas.