SkorBola.web.id - Federasi Sepak Bola AS (US Soccer) resmi mengajukan proposal perpanjangan kontrak kepada Mauricio Pochettino yang akan mempertahankannya sebagai pelatih Timnas AS hingga Piala Dunia 2030. Negosiasi telah berlangsung selama tiga bulan terakhir namun sang pelatih memilih untuk tidak terburu-buru membuat keputusan.
Menurut beberapa sumber yang dirahasiakan identitasnya, Pochettino menerima gaji sekitar 4 juta dolar AS per tahun, yang ditambah dengan struktur bonus yang cukup besar. Angka ini menempatkan mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain ini di antara pelatih bergaji tertinggi di level timnas di dunia.
Pochettino ditunjuk melatih AS pada akhir 2024 lalu dan kini telah memasuki masa kerja 22 bulan bersama timnas. Meski rekor keseluruhan tim di bawah kendalinya tergolong campuran, performa AS di babak grup Piala Dunia 2026 merupakan yang terbaik sepanjang sejarah negara tersebut.
Di Grup D, AS berhasil mengalahkan Australia dan Paraguay dengan meyakinkan sebelum kekalahan tipis 2-3 dari Turki di laga penutup yang sudah tidak menentukan karena AS telah memastikan lolos sebagai juara grup. Kekalahan ini tidak mengurangi optimisme publik AS terhadap tim mereka.
AS kini berada di babak 32 besar dan akan menghadapi Bosnia dan Herzegovina. Jika berhasil menang, mereka hanya butuh dua kemenangan lagi untuk menyamai prestasi terbaik mereka di era modern Piala Dunia, yang merupakan pencapaian luar biasa bagi sebuah negara yang bukan tradisi sepak bola.
Meski demikian, Pochettino memilih untuk tidak membuat keputusan perpanjangan kontrak hingga Piala Dunia berakhir. Pelatih asal Argentina itu menekankan bahwa ia dan staf pelatih tidak ingin energi terpecah saat seluruh fokus harus tertuju pada pemain dan turnamen yang sedang berlangsung.
Pochettino juga menyampaikan keinginannya untuk membangun warisan yang melampaui sekadar hasil di lapangan. “Yang paling penting adalah membangun koneksi antara timnas dan para penggemar. Jika masyarakat Amerika mulai menunjukkan semangat di olahraga kami, mengapa tidak tetap menjadi bagian dari sesuatu yang bisa menciptakan warisan?” ujar Pochettino.
Ketua Eksekutif US Soccer JT Batson memuji transparansi Pochettino dalam proses negosiasi ini. Batson menegaskan bahwa Pochettino mendapat tawaran dari beberapa klub, termasuk AC Milan yang sedang mencari pelatih baru, namun tetap memilih bertahan bersama AS.
US Soccer sendiri baru-baru ini membuka pusat pelatihan senilai 250 juta dolar AS di Atlanta, menunjukkan keseriusan investasi mereka terhadap pengembangan sepak bola. Fasilitas modern ini menjadi bukti komitmen federasi untuk menjadikan AS sebagai kekuatan sepak bola global.
Keputusan akhir Pochettino akan sangat dipengaruhi oleh hasil AS di Piala Dunia 2026. Penampilan apik di fase grup telah membuat publik AS kembali antusias mendukung timnas mereka, sesuatu yang tergolong langka di negara yang selama ini lebih menyukai olahraga seperti basket, baseball, dan American football.
Jika Pochettino akhirnya memperpanjang kontrak hingga 2030, hal ini bisa menjadi fondasi penting bagi perkembangan jangka panjang sepak bola AS dan mewujudkan mimpi menjadi kekuatan yang diperhitungkan di panggung internasional.