SkorBola.web.id - PSSI secara resmi memastikan bahwa Timnas Indonesia tidak akan tampil di cabang sepakbola Asian Games 2026. Keputusan ini diambil karena aturan baru dari Asian Football Confederation (AFC) dan Olympic Council of Asia (OCA) yang mengharuskan setiap negara lolos ke Piala Asia U-23 AFC 2026 terlebih dahulu.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi hal tersebut secara langsung. “Tidak. Kan memang dari aturan Asian Games (OCA) dan AFC sudah ada keputusan seperti itu. Karena aturan,” ujar Erick Thohir.
Gagal di Kualifikasi Piala Asia U-23
Indonesia sebelumnya gagal memastikan tiket ke Piala Asia U-23 AFC 2026. Dalam babak kualifikasi, Garuda Muda hanya mampu finis sebagai runner-up Grup J dengan raihan empat poin dari tiga pertandingan.
Hasil kualifikasi Timnas U-23 Indonesia di Grup J adalah sebagai berikut:
- Indonesia 0-0 Laos
- Indonesia 5-0 Makau
- Indonesia 0-1 Korea Selatan
Korea Selatan keluar sebagai juara grup dengan poin sempurna (9 poin), sementara Indonesia harus puas di posisi kedua. Hanya juara grup dan empat runner-up terbaik yang berhak lolos ke putaran final, dan Indonesia tidak termasuk di antara tim-tim runner-up terbaik tersebut.
Hasil imbang melawan Laos di pertandingan pembuka menjadi pukulan telak bagi peluang Indonesia. Kegagalan meraih poin penuh di laga tersebut pada akhirnya menjadi penentu kegagalan Garuda Muda untuk lolos ke Piala Asia U-23.
Absen Pertama Kali Sejak 2014
Absennya Timnas Indonesia dari turnamen sepakbola Asian Games ini menjadi yang pertama kalinya sejak negara ini rutin berpartisipasi mulai dari edisi 2014. Tentu saja ini menjadi pukulan tersendiri bagi penggemar sepakbola tanah air yang berharap melihat Garuda berlaga di ajang multi-olahraga terbesar di Asia tersebut.
Sebelumnya, pada Maret 2026, PSSI sempat menyatakan akan berupaya keras agar Indonesia tetap bisa berpartisipasi meski tidak lolos kualifikasi. Namun, regulasi yang sudah ditetapkan oleh AFC dan OCA ternyata tidak bisa dinegosiasikan oleh pihak manapun.
Dampak bagi Ekosistem Sepakbola Indonesia
Keputusan ini sekaligus menjadi evaluasi penting bagi seluruh ekosistem sepakbola Indonesia. Pembinaan pemain muda di level U-23 perlu mendapat perhatian lebih serius, mengingat Indonesia gagal bersaing bahkan di babak kualifikasi regional.
Kompetisi domestik seperti BRI Liga 1 juga perlu terus ditingkatkan kualitasnya agar dapat menghasilkan pemain-pemain muda berbakat yang siap bersaing di level Asia. Kerja sama antara klub-klub liga domestik dan PSSI dalam hal pengembangan talenta menjadi kunci keberhasilan jangka panjang.
Fokus ke Agenda Berikutnya
Meski absen di Asian Games, Timnas Indonesia masih memiliki sejumlah agenda penting ke depan. Piala Dunia 2026 yang sedang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi momentum besar bagi sepakbola Asia Tenggara secara keseluruhan.
Bagi para suporter Indonesia, fokus kini bergeser ke kualifikasi Piala Dunia 2030 dan Piala AFF yang menjadi target realistis bagi Timnas senior. PSSI diharapkan bisa memanfaatkan waktu ini untuk memperkuat fondasi pembinaan usia muda agar kegagalan serupa tidak terulang di masa mendatang.
Penggemar sepakbola Indonesia tetap antusias mengikuti perkembangan Piala Dunia 2026, meski tanpa kehadiran Garuda di panggung tertinggi sepakbola dunia.