Rekor Delapan Imbang di Pekan Pertama: Eropa dan Amerika Selatan Kesulitan

Share
Rekor Delapan Imbang di Pekan Pertama: Eropa dan Amerika Selatan Kesulitan

SkorBola.web.id - Piala Dunia 2026 mencatat rekor historis di pekan pertama penyisihan grup dengan delapan hasil imbang dari 16 pertandingan yang telah digelar. Jumlah ini menjadi yang terbanyak dalam sejarah Piala Dunia pada tahap yang sama, melampaui rekor tujuh hasil imbang yang tercatat pada edisi 1974, 1982, dan 1986.

Fenomena ini menjadi sorotan utama karena melibatkan banyak tim-tim besar Eropa yang gagal meraih kemenangan di laga pembuka. Dari 10 tim Eropa yang sudah bermain, hanya tiga yang berhasil menang: Jerman mengalahkan Curacao, Skotlandia mengalahkan Haiti, dan Swedia mengalahkan Tunisia. Sisanya, termasuk Spanyol yang ditahan Cape Verde 0-0 dan Belgia yang imbang 1-1 melawan Egypt, harus puas berbagi poin.

Format baru 48 tim yang diterapkan di Piala Dunia 2026 diduga menjadi salah satu faktor penyebab banyaknya hasil imbang. Dengan hanya 16 dari 48 tim yang tersingkir setelah fase grup, tekanan untuk menang di laga pertama menjadi lebih ringan. Menurut analisis Football Meets Data, tiga poin dari tiga hasil imbang sudah memberikan peluang 87,5% untuk lolos ke babak 32 besar. Peluang itu turun menjadi 69,4% dengan selisih gol minus dua, dan 47,3% dengan selisih gol minus tiga.

Cuaca panas di Amerika Utara juga menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Beberapa pertandingan digelar di suhu yang sangat tinggi, memengaruhi tempo permainan dan kondisi lapangan. Pelatih Belgia Rudi Garcia mengakui bahwa lapangan sangat kering dan memperlambat laju bola, meskipun ia menolak menjadikan cuaca sebagai alasan kegagalan timnya meraih kemenangan. Sementara pelatih Swiss, Murat Yakin, lebih menyalahkan ketidakefisienan timnya setelah hanya mampu imbang 1-1 melawan Qatar meski menciptakan 26 tembakan dengan expected goals 3,24.

Yang menarik, bukan hanya tim-tim Eropa yang kesulitan. Tidak satu pun tim Amerika Selatan yang berhasil menang di pekan pertama. Brasil ditahan Marocco, Uruguay imbang dengan Arab Saudi, sementara Paraguay dibantai 4-1 oleh tuan rumah Amerika Serikat. Argentina dan Colombia bahkan belum memainkan laga pertama mereka.

Sebaliknya, wakil-wakil Asia tetap tak terkalahkan dan negara-negara Afrika berhasil mencuri poin dari lawan-lawan yang diunggulkan. Hal ini menunjukkan bahwa kesenjangan antara tim-tim tradisional dan negara-negara berkembang di sepak bola dunia semakin menipis.

Mantan pemain internasional Uruguay, Gus Poyet, bahkan mengkritik penampilan Brasil yang menurutnya sangat buruk secara teknis. Saya kecewa dengan Brasil. Mereka bahkan kesulitan mengoper bola sederhana, ujarnya di BBC One. Ia juga mempertanyakan apakah kondisi lapangan menjadi faktor penampilan buruk Selecao.

Meskipun demikian, masih ada dua pertandingan grup tersisa bagi setiap tim untuk memperbaiki posisi mereka. Piala Dunia 2026 baru saja dimulai dan masih banyak kejutan yang mungkin terjadi di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Tim-tim besar yang terpeleset di laga pertama tentu akan tampil lebih agresif untuk mengamankan tiket ke babak gugur.

Read more

⚽ Live Score Piala Dunia 2026

Update otomatis tiap 60 detik

🏆

FIFA World Cup 2026

48 Timnas • 12 Grup • 104 Pertandingan • 11 Jun — 19 Jul