SkorBola.web.id - Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan di Piala Dunia 2026, namun bukan karena kontribusi positif bagi timnas Portugal. Selecao hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Kongo dalam laga Grup K di Houston, Texas, Kamis (18/6/2026) dinihari WIB, dan performa Ronaldo menuai kritik tajam dari berbagai pihak termasuk mantan pemain internasional.
Ronaldo bermain penuh 90 menit tanpa mampu memberikan kontribusi berarti bagi Selecao das Quinas. Statistiknya di pertandingan tersebut sangat minim dan memprihatinkan: nol tembakan on target, nol assist, dan nol peluang yang berhasil diciptakan. Tiga tembakan yang ia lepaskan semuanya gagal mengarah ke gawang Kongo.
Catatan statistik Opta bahkan menunjukkan fakta yang lebih mengkhawatirkan bagi karier internasional Ronaldo. Megabintang berusia 41 tahun itu sudah puasa gol dalam 10 pertandingan kompetitif terakhir bersama Portugal di turnamen besar. Gol terakhirnya di kompetisi resmi internasional tercipta saat mengonversi hadiah penalti melawan Ghana di Piala Dunia 2022 di Qatar.
Gelandang Kongo, Ngal’ayel Mukau, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa timnya sama sekali tidak menyiapkan rencana khusus untuk menghentikan Ronaldo. Menurut pemain Lille tersebut, Ronaldo yang kini berusia 41 tahun memang bukan lagi ancaman seperti di masa kejayaannya.
“Rencana khusus untuk membatasi Cristiano Ronaldo? Terus terang, tidak ada,” kata Mukau kepada TNT Sports Brasil. “Kami tahu dia bukan pemain yang sama lagi. Dia agak menua sedikit, tapi dia masih salah satu pemain terhebat dalam sejarah. Saya sangat menghormati dia. Sudah jelas ketika Anda mencapai usia seperti itu, semuanya tidak sama lagi. Anda tidak bisa membuat percobaan yang sama seperti dulu.”
Eks pemain timnas Prancis, Gael Clichy, memberikan analisis yang lebih tajam dan mendalam. Menurut Clichy, keberadaan Ronaldo di lapangan justru membuat permainan Portugal menjadi tidak wajar karena rekan-rekannya terlalu berusaha mengarahkan bola ke arah sang mega bintang alih-alih bermain dengan pola yang lebih natural dan efektif.
“Ketika Anda menarik pemain seperti itu keluar, Anda bisa melihat pemain lain mulai berani mengambil tanggung jawab lebih besar,” kata Clichy kepada BBC. “Permainan menjadi tidak berjalan natural karena keberadaannya di lapangan. Para pemain mencoba bermain melebar karena berusaha menjangkaunya di posisi yang sama. Mungkin jika dia tidak ada di sana, mereka bisa lebih terhubung di tengah lapangan dan bermain lebih koheren.”
Gol Portugal sendiri dicetak oleh Joao Neves pada menit keenam, sebelum Kongo menyamakan kedudukan melalui Yoane Wissa menjelang babak pertama berakhir. Pelatih Roberto Martinez masih kukuh memainkan Ronaldo sebagai starter meski memiliki opsi lain yang lebih muda seperti Goncalo Ramos dan Goncalo Guedes di bangku cadangan.