SkorBola.web.id - Cristiano Ronaldo akhirnya memutus rekor kering golnya di turnamen besar dengan mencetak dua gol saat Portugal menghancurkan Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026, Senin (23/6/2026). Kemenangan telak ini memastikan Portugal lolos ke babak 32 besar.
Ronaldo yang sudah gagal mencetak gol dalam 10 pertandingan berturut-turut di turnamen besar kembali menunjukkan insting predatornya. Gol pertama datang dari jarak enam yard setelah umpan tarik silang João Cancelo dari sisi kanan. Bola sepakan setengah voli Ronaldo masuk ke sudut bawah gawang dengan sempurna.
“Ronaldo sudah tidak mencetak gol dalam 10 pertandingan besar berturut-turut. Sampai kontribusinya dalam pertandingan yang dengan cepat menjadi pesta non-kompetisi ini,” tulis The Guardian dalam laporannya.
Gol Kedua dari Sepak Pojok
Gol kedua Ronaldo bahkan lebih menarik dari sudut pandang taktis. Dalam tendangan bebas yang sudah direncanakan sebelumnya, Ronaldo berpura-pura akan menendang bola. Namun dia melewatkannya, dan Nuno Mendes yang berdiri di belakangnya langsung menendang rendah melewati dinding dan masuk ke gawang.
“Rupanya ini olahraga tim,” komentar kocak jurnalis The Guardian merujuk pada kerja sama yang apik antara Ronaldo dan rekan setimnya.
Ronaldo nyaris mencetak hattrick pada dua kesempatan. Khususov melakukan penyelamatan garis gawang yang dramatis untuk menggagalkan upayanya, sementara kiper Nematov melakukan blok tajam pada peluang berikutnya.
Dominasi Portugal Penuh
Portugal mendominasi pertandingan dari awal hingga akhir. Selain dua gol Ronaldo, Nuno Mendes mencetak gol dari tendangan bebas, satu gol bunuh diri Azizjon Ganiev dari sepak pojok, dan Rafael Leão menutup pesta dengan tembakan melengkungnya.
Uzbekistan yang dilatih Fabio Cannavaro tampil di bawah standar. Pertahanan mereka digambarkan “sangat bocor” dan tidak mampu mengimbangi kualitas Portugal. Uzbekistan sempat mencetak gol melalui Azizjon Ganiev yang menghujam pojok atas, namun VAR menganulirnya karena pelanggaran oleh Fazyullaev terhadap Cancelo.
Tekanan Mereda untuk Martinez
Kemenangan ini meredakan tekanan besar pelatih Roberto Martinez yang mendapat kritik tajam setelah penampilan lambat Portugal di pertandingan pembuka melawan DR Congo. Skuad Portugal yang penuh bintang akhirnya tampil sesuai ekspektasi.
Bruno Fernandes menjadi pengatur permainan yang efektif dengan beberapa assist dan kontribusi dalam gol bunuh diri dari situasi sepak pojok. Austin MacPhee, pelatih set-piece Portugal yang juga berstatus pelatih Aston Villa, terlihat merayakan gol dari tendangan sudut tersebut bersama Martinez.
Pertarungan Besar Menanti
Meskipun kemenangan ini meyakinkan, The Guardian memperingatkan bahwa “sedikit topik penting yang diselesaikan di sini.” Ujian sesungguhnya Portugal akan datang di fase gugur, di mana mereka kemungkinan akan menghadapi lawan-lawan yang jauh lebih kuat.
Narasi “golden oldies” antara Ronaldo dan Messi tetap hidup, dengan kemungkinan pertemuan perempat final melawan Argentina menjadi salah satu skenario paling menarik di turnamen ini. Pertanyaannya apakah Ronaldo bisa mempertahankan performa ini melawan tim-tim kelas dunia di fase gugur.