LIVE
SkorBola — Piala Dunia 2026 Live Score, Jadwal & Klasemen
Strategi Tuchel untuk Inggris: Bukan Sekadar Merobek Pertahanan Ghana

Strategi Tuchel untuk Inggris: Bukan Sekadar Merobek Pertahanan Ghana

SkorBola.web.id - Kecemasan tradisional khas Inggris di turnamen besar kembali muncul setelah hasil imbang 0-0 melawan Ghana. Namun pelatih Thomas Tuchel punya strategi yang dirancang untuk menghadapi lawan-lawan terbaik, bukan sekadar merobek pertahanan negatif di fase grup.

Inggris menguasai 78,8% bola dalam pertandingan tersebut, melepaskan 19 tembakan yang hampir semuanya tak mengancam gawang Ghana. Kritik langsung berdatangan. Para pengamat mempertanyakan keputusan Tuchel yang menyingkirkan pemain-pemain kreatif seperti Trent Alexander-Arnold, Phil Foden, Adam Wharton, dan Cole Palmer.

Filosofi di Atas Koleksi Bintang

Tuchel bukan tipe pelatih yang mengumpulkan “26 pemain paling berbakat.” Ia membangun sistem. Strateginya dirancang untuk menghadapi tim-tim seperti Brasil atau Argentina, bukan membalikkan keadaan melawan Ghana yang bermain sangat defensif.

“Asisten saya, Anthony Barry, mencatat tantangan menghadapi blok pertahanan modern. Kami benar-benar berusaha fokus mempercepat permainan di area 24 meter,” ungkap Tuchel dalam konferensi pers.

Pendekatan ini terbukti efektif di pertandingan pembuka melawan Kroasia, di mana serangan tanpa henti Inggris di babak kedua akhirnya membuyarkan pertahanan lawan.

Pemilihan Skuad yang Berpolemik

Kritik terhadap keputusan skuad Tuchel memang sudah berlangsung sejak hari pertama. Namun pelatih asal Jerman itu menegaskan loyalitasnya pada pemain yang sudah membuktikan diri di sistemnya. Foden dan Palmer sempat diberi kesempatan di bulan Maret, tapi “tidak ada yang meyakinkan.”

Foden dipandang sebagai pemain sistem yang tidak menjadi pengubah permainan bagi Inggris di level internasional. Palmer memiliki “kecenderungan maverick” yang cocok untuk sepak bola internasional namun menjalani musim yang buruk dan gagal menunjukkan keunggulan atas kandidat lainnya. Wharton, yang sering disebut sebagai “bahan hilang,” juga tidak meyakinkan di kesempatan sebelumnya melawan Albania.

Namun skuad Inggris tetap memiliki pemain-pemain kreatif dan menyenangkan seperti Jude Bellingham, Eberechi Eze, dan Morgan Rogers.

Soal Saka, Tuchel Tegas

Tuchel juga menegaskan bahwa ia tidak akan menekan Bukayo Saka yang akan kembali dari cedera untuk menjadi penyelamat tim.

“Saya tidak akan terlibat dalam itu. Bukayo tidak datang dan semuanya selesai, saya tidak ingin menaruh beban itu di pundaknya. Ini bukan saatnya meneriakkan nama individu untuk membantu kita. Kita masih di tempat yang baik,” kata Tuchel.

Pelajaran dari Southgate

Analisis ini menyoroti pelajaran penting dari era Gareth Southgate. Kesalahan terbesar Southgate, menurut The Guardian, adalah berusaha menyenangkan penonton dan memasukkan semua pemain berbakat ke dalam tim. Tuchel akan terancam jika mengikuti jalur yang sama.

Sebagai orang luar, Tuchel menyadari level teknis Inggris belum sejajar tim-tim papan atas. Mereka tidak bisa mengalahkan Brasil atau Prancis dengan bermain seperti mereka. Tapi dengan berpijak pada identitas sendiri, bermain dengan kecepatan dan intensitas ala Liga Inggris, Inggris punya senjata untuk menghadapi siapa pun di babak gugur.

Laga terakhir Grup melawan Panama akan menjadi kesempatan terakhir untuk meracik formula sebelum menghadapi ujian sesungguhnya di 32 besar.

⚽ Live Score Piala Dunia 2026

48 Timnas · 12 Grup · 104 Pertandingan · 11 Jun — 19 Jul 2026

Memuat data pertandingan...

Update otomatis tiap 60 detik

⚽ Live Score Piala Dunia 2026

Update otomatis tiap 60 detik

🏆

FIFA World Cup 2026

48 Timnas • 12 Grup • 104 Pertandingan • 11 Jun — 19 Jul