SkorBola.web.id - Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang adu gengsi antarnegara, tetapi juga laboratorium scouting bagi para pelatih klub Eropa. Manajer Brentford, Thomas Frank, berbagi pengalaman uniknya dalam mengamati pemain-pemain baru di turnamen ini. Dalam wawancara dengan BBC Sport, Frank mengungkapkan bagaimana ia menggabungkan kecintaannya sebagai penggemar dengan naluri analitis sebagai pelatih profesional.
“Sekarang apa yang bisa dia lakukan sudah tersimpan di hard disk di kepala saya. Sebagai pelatih, seperti itulah cara Anda lebih suka mengingat pemain,” ujar Frank tentang metode scouting-nya. Menurutnya, data dan cuplikan pertandingan hanya memberikan gambaran parsial. Hanya dengan menonton pertandingan langsung selama 90 menit, seorang pelatih bisa mendapatkan gambaran utuh mengenai mobilitas, konsistensi teknik, dan kecerdasan taktis seorang pemain.
Frank mengungkapkan beberapa pemain yang menarik perhatiannya di turnamen ini. Yan Diomande dari Pantai Gading yang kini membela RB Leipzig sudah masuk radar Brentford sejak masih di Leganes. Namun, menontonnya langsung saat melawan Jerman mengonfirmasi kualitasnya dan menciptakan profil mental yang permanen. Ada juga Christ Inao Oulai, pemain muda Trabzonspor berusia 20 tahun yang sama sekali belum dikenal Frank sebelumnya. Ia tampil mengesankan meski timnya kalah dari Jerman.
Frank juga memberikan pandangannya soal pemain terbaik turnamen. Sebagai penggemar, ia memilih Lionel Messi. “Dia yang terhebat sepanjang masa, dan kita semua harus menontonnya selagi masih bisa,” kata Frank. Namun sebagai pelatih, ia memilih Vitinha dari Portugal. Gelandang PSG itu dinilainya sedang dalam performa fenomenal musim ini dengan dua gol Liga Champions dari luar kotak penalti.
Yang paling menarik adalah prediksi Frank bahwa Michael Olise dari Bayern Munich akan menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2026. Frank hampir merekrut Olise saat masih di Reading sebelum akhirnya bergabung ke Crystal Palace. Ia memuji etos kerja, kemampuan teknis, dan pengaruh Olise di lapangan. “Saat Anda mencoba menghentikan Prancis, Anda harus menghentikan empat atau lima pemain. Tapi saya pikir Olise adalah pemain kunci mereka,” ungkap Frank.
Olise sendiri sudah menunjukkan taringnya dengan memberikan assist brilian untuk gol Kylian Mbappe melawan Senegal. Umpan terobosannya yang akurat menjadi bukti kualitas yang dimiliki pemain berusia 24 tahun tersebut. Jika terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin Olise akan menjadi bintang terbesar Piala Dunia 2026.
Frank mengakui bahwa Piala Dunia adalah momen langka untuk menyaksikan pemain-pemain di luar Premier League dan Liga Champions secara langsung. “Saya memikirkan sepak bola 24/7, tetapi Anda hanya punya waktu terbatas setiap hari,” katanya. Turnamen ini menjadi kesempatan emas untuk mengisi celah scouting yang tidak bisa dijangkau oleh database dan Klip video biasa.