SkorBola.web.id - Gelandang Ghana Thomas Partey memastikan dirinya siap tempur untuk menghadapi Inggris dalam laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Boston, Massachusetts, Selasa (23/6) malam WIB. Sang pemain 33 tahun ini sebelumnya sempat tidak bisa tampil di opening grup karena masalah masuk wilayah Kanada yang menjadi salah satu negara tuan rumah tournament.
Partey menceritakan bahwa dirinya tidak dapat memasuki Kanada sebagai negara tuan rumah karena prosedur hukum yang sedang berlangsung di Inggris. Ini bagian dari sepak bola. Hal-hal di luar lapangan yang tidak bisa kita kontrol, kata Partey dengan tenang dalam wawancara eksklusifnya. Untuk saat ini, saya merasa baik dan siap bermain, tambah pemain yang pernah membela Arsenal selama beberapa musim ini.
Sang gelandang yang sebelumnya bermain untuk Arsenal dan kini membela Villarreal di La Liga Spanyol ini didakwa dengan 7 dakwaan pemerkosaan dan 1 dakwaan serangan seksual oleh empat perempuan yang berbeda antara tahun 2020 hingga 2022. Pihaknya telah plead tidak guilty dan proses pengadilan baru akan berjalan tahun depan. Meskipun demikian, pihak berwenang Kanada tetap tidak mengizinkannya masuk ke wilayah mereka.
Pihak Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) menjelaskan bahwa meskipun mengetahui masalah hukum yang sedang berjalan, Partey tidak memiliki catatan pidana yang sudah divonis dan oleh karena itu diizinkan masuk ke wilayah Amerika Serikat dengan visa yang telah dikeluarkan. Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah tidak memiliki restricciones serupa dengan Kanada.
Kontribusi Partey untuk tim tidak perlu diragukan lagi, menurut kepala pelatih Ghana Carlos Queiroz. Ketika Anda bermain melawan Inggris, Prancis, atau Jerman, Anda tidak perlu banyak berkata-kata. Semua pemain dalam kondisi terbaik dan siap memberikan performa terbaik, kata Queiroz dengan penuh keyakinan tentang skuatnya.
Inggris sendiri baru saja memastikan lolos ke babak 16 besar dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Kroasia di match pembuka. Dengan modal kemenangan itu, Inggris jelas diunggulkan dalam laga ini. Namun dengan kembalinya Partey, lini tengah Ghana menjadi jauh lebih solid dan pengalaman mereka di level tertinggi Eropa akan menjadi ancaman nyata bagi Three Lions yang diasuh Thomas Tuchel.
Laga ini akan menjadi babak krusial bagi kedua tim untuk menentukan peta jalan di babak knockout. Bagi Inggris, kemenangan akan memastikan status sebagai juara grup yang akan memberikan keuntungan di babak berikutnya. Sementara Ghana akan berusaha bangkit setelah hasil mengecewakan lawan Panama di match pembuka yang membuat posisi mereka cukup sulit di klasemen Grup L.
Partey sendiri berharap bahwa dirinya bisa membantu Ghana melewati fase grup ini dan melangkah lebih jauh di tournament. Dengan pengalaman bertahun-tahun di Premier League bersama Arsenal, Partey memahami gaya bermain Inggris dengan baik dan diharapkan bisa menjadi penghubung yang penting dalam strategi Queiroz untuk menghadapi tim asuhan Thomas Tuchel.