SkorBola.web.id - Piala Dunia 2026 sudah memasuki fase grup yang menarik. The Guardian baru saja merilis susunan tim terbaik turnamen sejauh ini, dengan satu aturan menarik: tanpa superstar. Messi, Mbappe, dan Haaland absen dari daftar ini, memberikan panggung bagi bintang-bintang baru yang bersinar.
Di bawah mistar, Vozinha dari Tanjung Verde menjadi sensasi. Kiper berusia 40 tahun ini melakukan tujuh penyelamatan saat menghadapi Spanyol, menghasilkan clean sheet bersejarah. Penampilannya begitu mengesankan sehingga otoritas AS menghapuskan biaya visa dan obligasi 15.000 dolar untuk ibunya agar bisa hadir menyaksikan pertandingan berikutnya.
Lini pertahanan diisi oleh nama-nama yang mengejutkan. Vladimir Coufal dari Ceko, yang bermain di Hoffenheim, menjadi spesialis lemparan panjang yang menciptakan peluang terbaik negaranya. Chancel Mbemba dari DR Congo, mantan pemain Newcastle dan Marseille, memimpin pertahanan yang menghasilkan poin pertama Piala Dunia bagi negaranya melawan Portugal.
Wilfried Singo dari Pantai Gading yang bermain di Galatasaray menjadi arsitek gol kemenangan melawan Ekuador. Richie Laryea dari Kanada menjadi solusi penting bagi pelatih Jesse Marsch saat kapten Alphonso Davies absen, berkontribusi dalam kemenangan 6-0 atas Qatar.
Di lini tengah, Ayyoub Bouaddi dari Maroko yang baru berusia 18 tahun menjadi sensasi. Pemain Lille yang baru menyatakan diri untuk Maroko pada Mei 2026 ini mendapat pujian dari Achraf Hakimi yang menyebut penampilannya sebagai “masterclass.” Johan Manzambi dari Swiss yang berusia 20 tahun mencetak gol penentu melawan Bosnia Herzegovina.
Yasin Ayari dari Swedia yang bermain di Brighton menjadi jantung performa dominan negaranya melawan Tunisia, mencetak dua gol. Di lini depan, Elijah Just dari Selandia Baru mencetak kedua gol dalam hasil imbang 2-2 melawan Iran.
Folarin Balogun dari AS yang bermain di Monaco menjadi kunci serangan transisi tinggi Mauricio Pochettino. Rekan setimnya Christian Pulisic berkomentar: “Anak ini gila.” Julian Quinones dari Meksiko menjadi percikan paling terang dalam tim pragmatis Javier Aguirre, mencetak gol di dalam 10 menit pertama pembuka melawan Afrika Selatan.
Tim ini menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 bukan hanya tentang nama-nama besar. Bintang-bintang baru lahir dari negara-negara yang tidak diunggulkan, menciptakan cerita-cerita menarik yang membuat turnamen ini semakin spesial.