SkorBola.web.id - Piala Dunia 2026 sudah memasuki fase grup yang menarik. Berikut adalah tim terbaik turnamen sejauh ini, tanpa menyertakan superstar seperti Messi, Mbappé, atau Ronaldo.
Kiper: Vozinha (Cape Verde)
Kiper berusia 40 tahun ini menjadi sensasi global setelah melakukan tujuh penyelamatan dalam hasil imbang 0-0 melawan Spanyol. Penampilannya begitu mengesankan hingga otoritas AS menghapus biaya visa dan obligasi 15.000 dolar untuk ibunya datang menyaksikan turnamen.
Bek Kanan: Vladimir Coufal (Ceko)
Pemain Hoffenheim berusia 33 tahun ini menjadi kunci permainan fisik Ceko. Keahliannya dalam lemparan jauh menciptakan peluang terbaik dan gol melawan Korea Selatan.
Bek Tengah: Chancel Mbemba (RD Kongo)
Bek Lille ini berperan penting dalam raihan poin pertama RD Kongo di Piala Dunia. Penampilannya membatasi Cristiano Ronaldo yang hanya menerima bola 10 kali dari 47 permintaan.
Bek Tengah: Wilfried Singo (Pantai Gading)
Pemain Galatasaray ini mencetak gol kemenangan telat melawan Ekuador dengan tusukan panjang dari pertahanan. Ia bahkan mencoba tendangan sepeda yang menunjukkan ambisi menyerangnya.
Bek Kiri: Richie Laryea (Kanada)
Bek Toronto FC ini berhasil mengisi kekosongan yang ditinggalkan kapten Alphonso Davies. Kontribusinya membantu Kanada meraih kemenangan 6-0 atas Qatar.
Gelandang: Ayyoub Bouaddi (Maroko)
Gelandang Lille berusia 18 tahun ini memilih bermain untuk Maroko sebelum turnamen. Kapten Achraf Hakimi menyebut penampilannya melawan Brasil dan Skotlandia sebagai “masterclass.”
Gelandang: Johan Manzambi (Swiss)
Pemain Freiburg berusia 20 tahun ini memberikan dampak besar dari bangku cadangan melawan Bosnia Herzegovina. Kontribusinya datang meskipun kapten Granit Xhaka mengkritik disiplin pemain pengganti.
Gelandang: Yasin Ayari (Swedia)
Gelandang Brighton ini mencetak dua gol dalam kemenangan atas Tunisia. Menariknya, ia mencetak gol melawan negara kelahiran ayahnya dan memilih tidak merayakan.
Sayap Kanan: Elijah Just (Selandia Baru)
Pemain Motherwell ini mencetak dua gol dalam hasil imbang 2-2 melawan Iran. Kedua golnya berasal dari assist Chris Wood dengan penyelesaian yang digambarkan sebagai “menggelegar.”
Striker: Folarin Balogun (AS)
Striker Monaco ini menjadi bintang bagi tuan rumah. Rekan setimnya Christian Pulisic berkomentar: “Anak ini gila.” Kecepatannya menyebabkan gol bunuh diri dalam kemenangan atas Australia.
Sayap Kiri: Julián Quiñones (Meksiko)
Pemain sayap berusia 29 tahun kelahiran Kolombia ini adalah percikan paling cerah di tim Meksiko yang pragmatis. Ia mencetak gol dalam 10 menit pertama melawan Afrika Selatan.
Tim ini menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 bukan hanya tentang nama-nama besar. Pemain-pemain dari negara kecil dan klub menengah mampu bersinar di panggung terbesar sepakbola dunia.