Tuchel Tegaskan Inggris Tak Akan Ubah Gaya Meski Panas di Piala Dunia 2026
SkorBola.web.id - Thomas Tuchel dengan tegas menyatakan bahwa Inggris tidak akan mengubah gaya bermain mereka di Piala Dunia 2026 meski harus menghadapi suhu panas yang ekstrem di Amerika Serikat. Pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa mengubah pendekatan hanya akan menghilangkan kekuatan utama The Three Lions.
Tuchel Ogah Kompromi dengan Cuaca
Sejak menjabat sebagai pelatih kepala pada Januari 2025, Tuchel memang sudah berulang kali menyatakan kekagumannya terhadap fisikalitas sepakbola domestik Inggris. Ia percaya bahwa timnas harus mereplikasi gaya tersebut, dan seleksi skuad 26 pemainnya pun mencerminkan filosofi itu dengan penekanan pada kekuatan fisik dan lari-lari kuat.
“Saya hanya tidak siap untuk beradaptasi ke gaya sepakbola yang berbeda karena situasi yang tidak bisa kita pengaruh. Saya pikir kita hanya akan menyerahkan kekuatan kita,” tegas Tuchel dalam konferensi pers menjelang laga pembuka Grup L melawan Kroasia pada Rabu (18/6) dini hari WIB.
Panas Bukan Alasan
Suhu di Dallas, tempat Inggris akan melakoni laga perdana, diprediksi akan melebihi 30 derajat Celsius saat kick-off. Namun, Tuchel mendapat angin segar karena Dallas Stadium merupakan salah satu venue ber-AC yang digunakan di Piala Dunia 2026.
“Kami bermain di dalam ruangan, jadi saya merasa kami bisa menerapkan gaya kami melawan Kroasia,” kata pelatih berusia 52 tahun itu.
Tuchel juga mengungkapkan hasil riset yang dilakukan FA Inggris berdasarkan Piala Dunia Antarklub tahun lalu. “Riset menunjukkan bahwa gaya bermainnya cukup sama, tapi repetisinya mungkin kurang sering. Seorang pemain mungkin melakukan 10-15% sprint dan jarak tempuh yang lebih sedikit. Kondisi memengaruhi volume dan intensitas, tapi tidak terlalu gaya bermainnya.”
Skuad Muda dan Berani
Tuchel menekankan bahwa ia memiliki skuad yang muda, berani, dan penuh determinasi. “Mereka ingin aktif dengan bola. Kami punya kelompok yang muda, kelompok yang berani, kelompok pemain yang penuh keberanian. Jadi mari kita lakukan. Tidak ada yang menjamin kita menang, jadi kita setidaknya ingin mencoba gaya dan kepercayaan kita.”
Jeda hidrasi yang wajib diterapkan di setiap pertandingan, yang secara efektif memecah pertandingan menjadi empat bagian, diakui Tuchel bisa mengubah karakter setiap babak. Namun, ia juga melihatnya sebagai peluang untuk memberikan instruksi dan melakukan penyesuaian selama pertandingan.
Persiapan Matang
Tuchel dan tim pendukungnya di FA sudah melakukan persiapan matang untuk menghadapi tantangan cuaca ini. Kunjungannya ke AS untuk Piala Dunia Antarklub tahun lalu dimanfaatkan sebagai ajang riset dan perencanaan.
“Kami perlu memiliki jawaban untuk setiap skenario. Apakah kami akan banyak menguasai bola atau menyerang di sepertiga akhir lawan? Apakah mereka akan mendorong kami ke belakang dan kami perlu bertahan dalam? Kami perlu punya jawaban untuk semuanya,” pungkas Tuchel.
Laga Inggris melawan Kroasia di Dallas Stadium akan menjadi ujian nyata pertama apakah filosofi Tuchel bisa tetap efektif di bawah terik panas Amerika Serikat.