SkorBola.web.id - Turki mengakhiri partisipasi mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Amerika Serikat yang menjadi tuan rumah bersama, dalam pertandingan terakhir Grup D di SoFi Stadium, Los Angeles, Kamis (26/6) waktu setempat. Kekalahan ini memutus rekor tak terkalahkan AS di fase grup.
Gol kemenangan Turki dicetak pada menit injury time terakhir, memberikan kemenangan perdana mereka di Piala Dunia sejak 2002. Meski sudah dipastikan tereliminasi sebelum pertandingan ini, pasukan Vincenzo Montella bermain dengan motivasi tinggi untuk mengakhiri turnamen dengan kepala tegak.
Turki membuka keunggulan lebih dulu melalui Orkun Kokcu pada menit ke-31 setelah menerima umpan dari Arda Guler yang melewati pertahanan AS. Arda sendiri menunjukkan kreativitas luar biasa dengan mengirim umpan terobosan yang diteruskan oleh Eren Elmali dari sisi sayap.
AS yang sudah memastikan lolos sebagai juara grup memberikan kesempatan bermain bagi beberapa pemain cadangan di laga ini. Pochettino mengistirahatkan sejumlah pemain utama untuk menjaga kondisi tim menjelang babak 32 besar, namun keputusan ini terbukti menjadi bumerang karena koordinasi pertahanan mereka kerap terlihat longgar.
Meski sempat membalas, AS tidak mampu mengimbangi intensitas Turki yang bermain dengan segar dan penuh semangat. Gol-gol mereka tidak cukup untuk menghindari kekalahan berkat gol penutup Turki di detik-detik terakhir pertandingan yang menghancurkan harapan AS untuk tetap tak terkalahkan di fase grup.
Komentator BBC Lee Dixon menyoroti adanya ketegangan di lapangan antar pemain AS yang mulai saling menunjuk dan mempertanyakan tanggung jawab masing-masing dalam bertahan. Fenomena ini menjadi pertanda buruk bagi soliditas tim menjelang babak knockout yang jauh lebih intens.
Para suporter Turki yang hadir di SoFi Stadium tetap bersorak dan bernyanyi penuh semangat meskipun tim mereka sudah tersingkir. Mereka menganggap kemenangan ini sebagai balasan bagi kekecewaan sepanjang turnamen, membuktikan bahwa Turki layak dianggap sebagai tim yang kompetitif.
Pada pertandingan lain di Grup D, Paraguay dan Australia bermain imbang 0-0. Hasil ini mengamankan posisi Australia sebagai runner-up grup dengan 4 poin, sementara Paraguay finis ketiga dengan poin yang sama namun selisih gol yang lebih buruk yakni -2.
Pertandingan ini menegaskan bahwa Turki, meskipun harus mengucapkan selamat tinggal, menunjukkan semangat pantang menyerah yang menjadi ciri khas mereka. Kemenangan 3-2 di pertandingan terakhir menjadi catatan positif bagi generasi baru pemain Turki yang tampil di Piala Dunia pertama mereka.
Dengan hasil ini, babak grup Grup D resmi tuntas. AS melaju sebagai juara grup dengan 6 poin, diikuti Australia (4 poin), Paraguay (4 poin), dan Turki (3 poin). AS akan menghadapi Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar, sementara Australia berpotensi menghadapi runner-up Grup G yang masih dalam proses penentuan.