SkorBola.web.id - Vinícius Júnior akhirnya benar-benar menjadi pahlawan Brasil di Piala Dunia 2026. Setelah bertahun-tahun menjadi bintang di Real Madrid, pemain berusia 25 tahun ini kini membawa performa cemerlangnya ke panggung tertinggi sepak bola internasional bersama Seleção. Kekalahan 3-0 dari Skotlandia menjadi panggung bagi Vini Jr untuk menunjukkan kelasnya. Pada laga tersebut, ia mencetak dua gol dan memberikan assist, menjadikan dirinya pemain pertama yang terpilih sebagai Man of the Match di seluruh tiga laga babak grup Brasil di turnamen ini. "Tidak ada pemain Brazil yang harus membandingkan dirinya dengan Vinícius karena dia adalah satu-satunya yang mempunyai bakat itu," ujar Rodrygo, rekan setimnya di Real Madrid, kepada wartawan seusai laga. Perjalanan Vinícius bersama timnas Brasil memang tidak selalu mulus. Pemain yang pertama kali membela Seleção dalam laga persahabatan melawan Peru pada 2019 ini sempat berada di bangku cadangan saat Brasil menjadi tuan rumah Copa América 2021. Ia juga belum mencetak gol internasional pertamanya hingga tahun 2023. Namun, ketika Neymar cedera dalam laga kualifikasi Piala Dunia melawan Uruguay pada Oktober 2023, beban ekspektasi raksasa Brasil jatuh ke pundak Vinícius. Bersama Raphinha, pemain bintang Barcelona, Vinícius memikul tanggung jawab itu dengan luar biasa. Di turnamen ini, Vinícius sudah bergabung dengan para legenda Brasil seperti Pelé, Ronaldo, Romário, Rivaldo, dan Garrincha sebagai pemain yang mencetak gol di ketiga laga babak grup. Sebelum Piala Dunia, ia hanya memiliki sembilan gol dari 49 caps. Sekarang, torehan golnya meningkat drastis. Peran Carlo Ancelotti menjadi kunci dalam kebangkitan Vinícius di level internasional. Manajer Brasil yang dikenal sebagai pelatih jenius dalam mengelola pemain bintang ini mampu membawa Vinícius mencapai puncak prestasi di Real Madrid, dan kini ia melakukan hal yang sama di Seleção. "Dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia. Dia memahami pemain dengan sangat baik dan menyesuaikan diri dengan mereka," kata Vinícius tentang Ancelotti. "Dia datang dan memahami bagaimana kami harus bermain. Semuanya berjalan sangat bagus sejauh ini." Selain Vinícius, Raphinha juga tampil gemilang meskipun sempat menjadi sasaran kritik. Pemain Barcelona ini pernah mengklaim Brasil akan "menghajar Argentina, di lapangan maupun di luar lapangan" dalam kualifikasi Piala Dunia tahun lalu, namun malah dikalahkan 4-1. Kendati demikian, penampilannya di turnamen ini membuktikan kualitasnya. Namun, cedera hamstring yang dialami Raphinha di laga pembuka membuatnya absen dari sisa babak grup. Penggantinya, Rayan, tampil mengesankan melawan Skotlandia dan diperkirakan akan mempertahankan posisinya untuk babak knockout. Dengan Vinícius yang kini terlihat bahagia mengenakan jersey kuning-hijau Brasil, mimpi seorang pemuda 19 tahun yang dulu berharap "bisa membuat setiap orang Brasil bersorak untuk suatu hari nanti" kini semakin mendekati kenyataan. Piala Dunia 2026 menjadi panggung di mana Vinícius Júnior benar-benar menjadi pahlawan bangsanya.