Cape Verde Ciptakan Keajaiban, Tahan Imbang Spanyol 0-0 di Piala Dunia 2026

Share
Cape Verde Ciptakan Keajaiban, Tahan Imbang Spanyol 0-0 di Piala Dunia 2026

SkorBola.web.id - Kejutan besar terjadi di Piala Dunia 2026 ketika Cape Verde, negara kepulauan kecil di Samudra Atlantik dengan populasi hanya 600.000 jiwa, berhasil menahan imbang juara Eropa Spanyol 0-0 dalam laga perdana Grup H di Atlanta Stadium, Senin (15/6) waktu setempat.

Ini adalah penampilan pertama Cape Verde di putaran final Piala Dunia, dan mereka langsung mencatatkan sejarah luar biasa. Bermain dengan determinasi tinggi dan pertahanan solid, anak asuh pelatih Bubista berhasil meredam serangan Spanyol yang tercatat melepaskan 24 tembakan sepanjang pertandingan.

Vozinha, Pahlawan Berusia 40 Tahun

Sosok paling mencolok dari keajaiban ini adalah kiper Vozinha (José Évora Dias) yang berusia 40 tahun. Bermain di divisi kedua Portugal, Vozinha menunjukkan performa luar biasa dengan serangkaian penyelamatan gemilang. Dia menggagalkan sundulan Mikel Oyarzabal, menghentikan tembakan Ferran Torres, dan menepis sundulan Aymeric Laporte.

Penampilan Vozinha mengingatkan banyak penggemar pada penampilan legendaris kiper Josimar dari Brasil di Piala Dunia 1986. Usai pertandingan, Vozinha terlihat meninggalkan stadion sambil membawa bola pertandingan, mata berkaca-kaca karena emosi.

Roberto Lopes: Dari Dublin ke Panggung Dunia

Kisah paling menarik mungkin adalah Roberto “Pico” Lopes, bek tengah Cape Verde yang lahir dan besar di Crumlin, Dublin, Irlandia. Mantan penasihat hipotek yang bosan dengan dunia bisnis ini bermain untuk Shamrock Rovers di liga Irlandia. Dia pertama kali dihubungi oleh federasi Cape Verde melalui LinkedIn dan mengabaikan pesan pertama karena mengira itu spam.

Lopes melakukan blok luar biasa pada menit ke-88 untuk menggagalkan peluang Dani Olmo. Ayahnya Carlos, seorang koki kapal pesiar yang bertemu ibunya Judy di Dublin, menyaksikan dari tribun bersama dua saudara laki-laki Pico. Kakeknya yang berusia 99 tahun dan masih bekerja di ladang, menonton dari São Nicolao.

Cape Verde Hampir Menang

Yang mengejutkan, Cape Verde sebenarnya memiliki peluang terbaik di akhir pertandingan. Pada menit ke-90, Diney Borges menyundul bola di area Spanyol, tetapi Unai Simón berhasil menyelamatkan. Tiga menit kemudian, Ryan Mendes juga mendapat peluang emas, dan Dani Olmo harus memblokir tembakan Kevin Pina.

Spanyol bahkan memasukkan Lamine Yamal, bintang muda yang diharapkan menjadi penyelamat, tetapi pemain berusia 18 tahun itu tidak bisa mengubah sejarah yang sedang dibuat Cape Verde.

Rekor Bersejarah

Hasil ini melengkapi hari bersejarah di Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya sejak 15 Juni 1958, empat pertandingan Piala Dunia dalam satu hari berakhir imbang tanpa pemenang. Selain Spanyol vs Cape Verde, Belgia vs Egypt berakhir 1-1, Arab Saudi vs Uruguay 1-1, dan Iran vs Selandia Baru 2-2.

Bubista, pelatih Cape Verde, sebelumnya mengatakan bahwa lolos ke Piala Dunia lebih dari sekadar sepak bola, itu tentang musik, budaya, dan segalanya. Kini, dengan satu poin bersejarah dari Spanyol, Cape Verde telah membuktikan bahwa mereka layak berada di panggung terbesar sepak bola dunia.

Pertandingan berikutnya akan menjadi tantangan besar bagi Cape Verde, tetapi keajaiban di Atlanta telah menginspirasi jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia. Ini membuktikan bahwa di Piala Dunia, segalanya mungkin terjadi.

Read more

⚽ Live Score Piala Dunia 2026

Update otomatis tiap 60 detik

🏆

FIFA World Cup 2026

48 Timnas • 12 Grup • 104 Pertandingan • 11 Jun — 19 Jul