Kontrak Tuchel Punya Klausul Performa, FA Inggris Tegaskan Bisa Tahan Pelatih
SkorBola.web.id - Pelatih kepala Timnas Inggris Thomas Tuchel memiliki klausul performa dalam kontrak perpanjangannya, ungkap Kepala Eksekutif FA Mark Bullingham. Kontrak baru berdurasi dua tahun tersebut membawa pelatih asal Jerman itu hingga akhir Euro 2028.
Tuchel awalnya dikontrak hingga berakhirnya Piala Dunia 2026. Namun, FA dan Tuchel menyepakati perpanjangan kontrak baru pada awal tahun ini. Mantan pelatih Chelsea dan Bayern Munich itu diberi misi untuk memenangkan Piala Dunia sejak ditunjuk pada 2024.
Klausul Performa dalam Kontrak
Bullingham mengonfirmasi adanya klausul perlindungan bagi FA jika performa Inggris di Piala Dunia 2026 tidak memuaskan. “Ada klausul performa di setiap kontrak di FA, tapi saya tidak akan merinci apa isinya,” kata Bullingham.
Ketika ditanya apakah ada klausul putus yang bisa diaktifkan Tuchel, Bullingham menjawab tegas: “Kami bisa menahannya dalam kontrak.”
Pertahanan FA atas Keputusan Perpanjangan
FA menghadapi kritik karena memberikan perpanjangan kontrak kepada Tuchel sebelum turnamen berakhir, mengingat target awalnya adalah memenangkan Piala Dunia. Namun Bullingham memberikan pembelaan kuat.
“Realitasnya dia adalah manajer kelas atas yang pasti diminati banyak pihak. Kami tahu kami punya seseorang yang melakukan pekerjaan sangat baik dan kami tidak bisa hanya menunggu untuk melihat hasilnya,” ujar Bullingham.
“Ini bukan realitas kehidupan di profesi mana pun. Ketika Anda punya seseorang yang bekerja dengan sangat baik, kami pikir kami bisa mengontraknya untuk dua tahun lagi. Ini adalah turnamen kandang Euro 2028 di mana tekanannya bahkan lebih besar, dan kami punya manajer yang sudah berpengalaman.”
Hindari Ketidakpastian di Turnamen
Bullingham menegaskan bahwa FA ingin menghindari skenario ketidakpastian masa depan pelatih yang mengganggu fokus tim di Piala Dunia. “Anda tidak pernah ingin hal itu menggantung di kepala Anda saat memasuki turnamen,” katanya.
Inggris akan memulai kampanye Piala Dunia 2026 pada Rabu (18/6) melawan Kroasia di Arlington, Texas. Pertandingan ini akan menjadi ujian pertama Tuchel di turnamen besar bersama The Three Lions.
Minuman Istirahat Tidak Akan Berlanjut
Bullingham juga mengungkapkan bahwa jeda minum yang menjadi fitur pertandingan di Amerika Serikat kemungkinan tidak akan diteruskan ke Euro 2028. Karena kondisi panas dan lembap, FIFA mengizinkan jeda hidrasi di setiap babak selama Piala Dunia 2026.
“Dari sudut pandang kesejahteraan pemain, jeda minum sangat penting. Tapi untuk Euro 2028? Saya tidak berpikir begitu,” kata Bullingham. Jeda ini memungkinkan pelatih untuk memberikan instruksi taktis kepada pemain selama pertandingan berlangsung.