Rekor 8 Imbang di Awal Piala Dunia 2026: Eropa dan Amerika Selatan Kesulitan
SkorBola.web.id - Piala Dunia 2026 mencatat rekor baru yang mengejutkan: delapan hasil imbang dari 16 pertandingan pertama turnamen. Tidak ada Piala Dunia sebelumnya yang menghasilkan jumlah seri sebanyak ini di fase yang sama. Rekor sebelumnya adalah tujuh imbang, yang tercatat pada edisi 1974, 1982, dan 1986.
Senin (15/6) menjadi hari yang luar biasa karena keempat pertandingan berakhir tanpa pemenang. Spanyol ditahan imbang 0-0 oleh Cape Verde, Belgia bermain 1-1 melawan Mesir, Arab Saudi berbagi skor 1-1 dengan Uruguay, dan Iran bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru. Ini adalah pertama kalinya sejak 15 Juni 1958 empat pertandingan Piala Dunia dalam satu hari berakhir imbang semua.
Eropa Tersendat di Awal Turnamen
Dari 10 tim Eropa yang sudah bermain, hanya tiga yang meraih kemenangan: Jerman mengalahkan Curacao, Skotlandia mengalahkan Haiti, dan Swedia mengalahkan Tunisia. Sisanya, tujuh tim gagal menang di laga pembuka mereka.
Inggris, Kroasia, Prancis, Norwegia, Austria, dan Portugal masih belum memainkan pertandingan pertama mereka. Meskipun tim-tim Eropa diunggulkan dalam delapan dari 10 pertandingan yang sudah dimainkan, hasilnya jauh dari ekspektasi.
Format Baru Kurangi Tekanan
Format baru 48 tim yang diterapkan di Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi faktor utama. Dengan hanya 16 dari 48 tim yang tersisih setelah fase grup, tekanan untuk menang di pertandingan pembuka jauh lebih kecil dibandingkan turnamen sebelumnya.
Tim-tim bisa lolos ke babak 32 besar hanya dengan tiga poin. Menurut analisis Football Meets Data, tiga poin dengan selisih gol -1 memberikan peluang 87,5% untuk lolos. Peluang itu turun menjadi 69,4% dengan selisih -2, dan 47,3% dengan selisih -3.
Faktor Cuaca Panas
Cuaca panas di Amerika Utara juga menjadi faktor signifikan. Pertandingan Belgia melawan Mesir di Seattle dimainkan pada suhu di atas 30 derajat Celsius saat tendangan siang hari. Pelatih Belgia Rudi Garcia mengakui dampak kondisi lapangan.
“Rumput sangat membutuhkan penyiraman. Lapangan sangat kering dan bola melambat,” ujar Garcia, meskipun ia menolak menjadikan cuaca sebagai alasan.
Tim Amerika Selatan Juga Kesulitan
Menariknya, bukan hanya Eropa yang kesulitan. Tidak ada satu pun tim Amerika Selatan yang meraih kemenangan sejauh ini. Brasil ditahan Maroko, Uruguay bermain imbang dengan Arab Saudi, sementara Paraguay dibantai 4-1 oleh tuan rumah Amerika Serikat.
Tim-tim Asia tetap tak terkalahkan, dan negara-negara Afrika berhasil mencuri poin dari lawan-lawan berperingkat lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 semakin kompetitif dan kekuatan tradisional tidak lagi mendominasi.
Meskipun awal yang lambat, semua tim masih memiliki dua pertandingan grup tersisa untuk memperbaiki posisi dan memastikan tempat di babak gugur. Persaingan diprediksi akan semakin ketat di pertandingan-pertandingan berikutnya.