Vozinha Menangis Usai Cape Verde Tahan Spanyol 0-0 di Piala Dunia 2026

Share
Vozinha Menangis Usai Cape Verde Tahan Spanyol 0-0 di Piala Dunia 2026

SkorBola.web.id - Kiper veteran Cape Verde, Vozinha, menangis sesaat setelah peluit panjang dibunyikan usai timnya menahan imbang juara Eropa Spanyol 0-0 dalam laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Minggu (15/6) malam waktu setempat. Air mata itu bukan sekadar emosi kemenangan, melainkan perjuangan hidup seorang pria 40 tahun yang nyaris tidak bisa membawa ibunya menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Cape Verde, negara kepulauan kecil di Samudra Atlantik, tampil perdana di Piala Dunia dan langsung menghadapi Spanyol yang difavoritkan juara. Namun di bawah mistar gawang, Vozinha tampil luar biasa dengan melakukan tujuh penyelamatan krusial yang menggagalkan setiap upaya La Furia Roja. Ferran Torres sempat membentur mistar, tapi sisanya berhasil dihalau kiper yang sudah menjadi nomor satu Cape Verde selama 13 tahun terakhir ini.

“Saya menangis karena saya dibesarkan oleh kakek-nenek saya dan sayangnya mereka sudah meninggal beberapa tahun lalu. Mereka adalah segalanya bagi saya,” ujar Vozinha seusai pertandingan, dilansir dari The Guardian. “Saya juga menangis karena ibu saya tidak bisa hadir karena masalah visa.”

Ternyata, pada Januari 2026 pemerintah AS menambahkan Cape Verde ke daftar negara yang warganya harus menjamin kepulaman obligasi hingga 15.000 dolar AS sebelum bisa masuk ke Negeri Paman Lu. Biaya itu ditambah biaya visa reguler membuat keluarga Vozinha tidak sempat mengurusnya tepat waktu. Ibunya pun harus melewatkan momen paling bersejarah dalam karier anaknya.

“Saya sudah bekerja sepanjang hidup saya untuk momen ini. Saya berusia 40 tahun. Saya mulai bermain profesional saat berusia 25 tahun, pada 2012. Saya pernah berpikir untuk berhenti, tapi saya terus berjuang karena mimpi ini,” lanjutnya penuh emosi.

Sementara itu, pelatih kepala Cape Verde, Bubista, memuji semangat timnya. “Vozinha dikuasai emosi. Dia sudah berusaha keras untuk berada di sini, dan air mata itu adalah air mata ketangguhan. Ini berarti segalanya bagi negara kami. Kami selalu ingin dunia melihat bagaimana tim kami bermain. Kami menunjukkan keberanian, bermain dengan cara yang menjadi metafora bagi negara kami: dengan ketangguhan dan mengatasi rintangan.”

Spanyol memang mendominasi penguasaan bola, tapi Cape Verde bermain dengan organisasi pertahanan yang sangat rapi. Strategi Bubista untuk mengandalkan kekompakan dan disiplin taktis berhasil meredam serangan demi serangan anak asuh Luis de la Fuente.

Hasil imbang ini menjadi kejutan besar di hari pertama Piala Dunia 2026 dan membuktikan bahwa tim kecil pun bisa bersaing di panggung terbesar sepak bola dunia. Vozinha dan rekan-rekannya kini menjadi inspirasi bagi negara-negara kecil di seluruh dunia bahwa mimpi bisa menjadi kenyataan, meskipun rintangan di luar lapangan terkadang lebih berat dari lawan di atas rumput.

Cape Verde selanjutnya akan menghadapi laga berikutnya di Grup H dengan keyakinan tinggi setelah membuktikan bahwa mereka layak berada di Piala Dunia 2026.

Read more

⚽ Live Score Piala Dunia 2026

Update otomatis tiap 60 detik

🏆

FIFA World Cup 2026

48 Timnas • 12 Grup • 104 Pertandingan • 11 Jun — 19 Jul